Kompas TV regional hukum

Polisi: Kakak Heryanty Tak Tahu Akidi Tio Punya Uang Rp 2 Triliun

Rabu, 11 Agustus 2021 | 00:32 WIB

KOMPAS.TV - Polda Sumatera Selatan terus memeriksa sejumlah pihak terkait sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang diduga fiktif.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengatakan, tim penyidik sudah memeriksa salah satu saudara kandung Heryanty, anak bungsu Akidi Tio yang berdomisili di Jakarta.

Dari keterangannya, saudara kandung Heryanty mengaku tidak mengetahui sama sekali jika ayahnya mendiang Akidi Tio memiliki uang senilai 2 triliun rupiah.

Baca Juga: Pengakuan Anak Akidi Tio di Jakarta Soal Dana Hibah Rp 2 Triliun

Polisi juga masih mencari empat anak Akidi Tio yang berdomisili di Jakarta untuk melanjutkan penyelidikan. 

Sementara itu, hasil tes kejiwaan Heryanty sudah diketahui. Namun polisi belum bisa memastikan kapan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan.

Kondisi kesehatan Heryanty pun dinyatakan membaik pasca dirinya mengaku sakit.

Baca Juga: Viral Kapolda Sumsel Ziarah ke Makam Akidi Tio, Usai Polemik Sumbangan Rp 2 Triliun

Sebelumnya, beredar potret Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Eko Indra Heri, datang ke makam Akidi Tio.

Kedatangan Kapolda Sumsel ke makam Akidi diketahui pada Minggu (8/8/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, mengatakan Eko datang ke makam tersebut sebagai pribadi. 

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi pastikan ziarah tersebut tidak ada kaitan dengan kasus prank Rp 2 T yang diserahkan anak Akidi Tio, Heryanty.

"Kedatangan Kapolda ke sana sifatnya pribadi tidak ada kaitannya dengan kasus. Karena beliau Minggu berolahraga, beliau kebetulan lewat sana. Ya beliau mampir, tidak ada maksud apa-apa," ujar Supriadi.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19