Kompas TV nasional berita utama

Kasus di Luar Jawa Melonjak, Jokowi Minta Jajaran Terapkan 3 Strategi Ini untuk Kendalikan Covid-19

Minggu, 8 Agustus 2021 | 09:00 WIB
kasus-di-luar-jawa-melonjak-jokowi-minta-jajaran-terapkan-3-strategi-ini-untuk-kendalikan-covid-19
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Sumber: Dok. Sekretariat Kabinet RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 cukup tinggi di luar Pulau Jawa dan Bali dalam dua pekan terakhir. 

Sebab itu, Jokowi meminta jajarannya, khususnya TNI dan Polri, untuk dapat merespons cepat lonjakan kasus Covid-19 tersebut dengan menerapkan tiga strategi yang menurutnya menjadi faktor penting dalam menurunkan kasus di Jawa-Bali. 

Pertama, kata Kepala Negara yakni dengan adanya pembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

"Kalau sudah kasusnya gede seperti itu, mobilitas masyarakat harus direm," kata Jokowi dalam rapat terbatas evaluasi PPKM level 4 secara virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (7/8/2021). 

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan pembatasan mobilitas masyarakat setidaknya harus dilakukan minimal selama 14 hari. 

"Yang paling penting, ini Gubernur semua harus tahu, Pangdam, Kapolda, semua harus tahu. Artinya mobilitas manusianya yang direm. Paling tidak dua minggu,” jelasnya. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Luar Jawa, Jokowi Minta Respons Cepat di 6 Provinsi Ini

Kedua, Presiden ke-7 Indonesia ini meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk dapat menggencarkan pengetesan dan penelusuran atau testing dan tracing. 

Hal ini penting dilakukan agar mereka yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif bisa segera ditemukan dan dipisahkan sehingga kasus Covid-19 tidak menyebar luas.

"Respons secara cepat. Kalau ndak, orang yang punya kasus positif sudah ke mana-mana, menyebar ke mana-mana. Segera temukan. Yang kedua testing dan tracing, sekali lagi, segera temukan. Dites ketemu, di-tracing dia kontak dengan siapa, itu yang kedua,” tegasnya.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19