Kompas TV bisnis perbankan

Wow! 64,8 Juta Orang Pinjam Uang Lewat Pinjol, Ini Alasannya

Jumat, 6 Agustus 2021 | 21:41 WIB
wow-64-8-juta-orang-pinjam-uang-lewat-pinjol-ini-alasannya
Ilustrasi uang pinjol. (Sumber: iStockPhoto via Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK, Tongam L Tobing, mengungkapkan sebanyak 64,8 juta orang sudah melakukan peminjaman uang melalui aplikasi pinjaman online alias pinjol.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp221,56 triliun sudah disalurkan melalui aplikasi pinjol legal untuk dipinjamkan ke masyarakat. Jumlah ini, menurut Tobing, menjadi bukti bahwa keberadaan pinjol sangat dibutuhkan masyarakat.

“Dari data ini aja memang menunjukkan bahwa keberadaan pinjol sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi pendanaan yang memang tidak bisa dilayani sektor keuangan,” kata Tongam dalam diskusi webinar ‘Hati-Hati  Jebakan Pinjol Ilegal’, dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/8/2021).

Baca Juga: Waspada! Pinjol Ilegal Tersebar di Jakarta, Medan, Hingga Sulawesi, Pelaku Kerap Ancam Debitur

Tongam menjelaskan mengapa masyarakat lebih tertarik mengajukan peminjaman utang melalui aplikasi pinjol ketimbang bank. Menurutnya, layanan pinjaman uang di pinjol memberikan langkah yang cukup mudah daripada sektor keuangan formal seperti bank yang memiliki banyak persyaratan yang harus dilengkapi.

“Kan kalau di lembaga keuangan formal banyak syaratnya, mulai dari fotocopy KTP, hingga verifikasi dokumen lain. Selain itu, kalau ke lembaga keuangan formal harus siapkan ongkos, waktu, belum lagi harus antre. Tapi kalau lewat pinjol, enggak kayak gitu, mudah. Makanya banyak yang pakai," paparnya.

Mudahnya pengajuan pinjaman uang di pinjol terkadang membuat masyarakat terjerumus pinjol ilegal. Tongam lantas mengimbau kepada masyarakat  untuk berhati-hati dalam memilih aplikasi pinjol.

Baca Juga: Bareskrim Polri Ungkap Modus Debt Collector Pinjol Tagih Utang Nasabah, Cemarkan Nama Baiknya

Tongam juga membagikan cara membedakan aplikasi pinjol yang legal dengan aplikasi pinjol ilegal.

“Membedakannya itu gampang, sudah pinjam saja di aplikasi yang sudah terdaftar di OJK. Catat aja, aplikasi pinjol mana yang terdaftar resmi di OJK, pinjamnya ke yang legal itu. Kalau ada aplikasi yang tidak terdaftar, itu berarti ilegal,” jelasnya.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19