Kompas TV nasional politik

PKB Pastikan Pemasangan Poster Cak Imin Bukan untuk Menyaingi Baliho Puan dan Airlangga

Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:07 WIB
pkb-pastikan-pemasangan-poster-cak-imin-bukan-untuk-menyaingi-baliho-puan-dan-airlangga
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: Ist/Man (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS TV - Beberapa hari terakhir sejumlah jalanan di beberapa wilayah Indonesia kerap dijumpai baliho bergambar politikus beken Tanah Air. Mereka adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR Puan Maharani. 

Kini, teranyar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang karib disapa Cak Imin pun juga ikut meramaikan pemasangan baliho di jalanan. Namun, elite PKB membantah kalau itu  sebagai bentuk persaingan menuju Pilpres 2024 mendatang. 

Baca Juga: Baliho Puan Dinilai untuk Hentikan Langkah Ganjar di Pilpres 2024

"Yah enggak (ada maksud menyaingi baliho Pak Airlangga dan Bu Puan} lah," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada KOMPAS TV, Kamis (5/8/2021). 

Ia menyebut bahwa pemasangan baliho Cak Imin itu merupakan inisiatif dari seluruh kader dan simpatisan. Dirinya menegaskan bahwa hingga saak ini Ketua Umum PKB tak ada intruksi kepada para kader untuk memasang baliho dirinya di jalanan.

"Itu inisiatif kader dan simpatisan dan tidak ada intruksi khusus untuk pemasangan tersebut, apalagi dari Cak Imin," ujarnya. 

Ia menjelaskan, instruksi yang datang dari Cak Imin itu adalah para kader untuk lebih turun membantu masyarakat yang kini sedang terdampak Covid-19.  

Baca Juga: Nyelekit, Fadli Zon Sindir Baliho Puan Maharani Salah Pengejaan Kata Kebinekaan

"Intruksi yang ada lebih ke kegiatan-kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak dari kebijakan PPKM maupun membantu para isoman," kata dia. 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19