Kompas TV internasional kompas dunia

Kota di Negeria Terancam Tenggelam, Mirip Seperti Kasus di Indonesia?

Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:56 WIB
kota-di-negeria-terancam-tenggelam-mirip-seperti-kasus-di-indonesia
Banjir yang melanda Jalan Ige di Aboru, Lagos, Nigeria 6 Juli 2021 lalu. (Sumber: GettyImages)

LAGOS, KOMPAS.TV - Nigeria dikenal sebagai negara langganan banjir di Afrika dengan beberapa wilayahnya kini menjadi tempat yang tak layak huni karena terancam tenggelam.

Misalnya Lagos, kota dataran rendah di pantai barat Nigeria, yang pada pertengahan Juli lalu mengalami banjir hebat dan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Melansir All Africa, banjir di Lagos tak hanya menelan korban jiwa, tapi juga mengakibatkan banyak orang kehilangan rumah dan menenggelamkan tanah reklamasi yang merupakan lingkungan berpenghasilan rendah.

Keadaan pun semakin bertambah buruk mengingat sistem drainae di Lagos sangatlah rumit, di mana banyak saluran air yang tersumbat.

Baca Juga: Soal Prediksi Jakarta akan Tenggelam, Megawati Ingin Ada Sidak Gedung di Sudirman-Thamrin

"Masalahnya diperparah oleh sistem drainase yang tidak memadai dan tidak terawat serta pertumbuhan kota yang tidak terkendali," ucap Institute of Development Studies dalam sebuah studinya.

Bahkan, pada akhir abad ini, kawasan itu diprediksi tidak dapat dihuni lagi karena adanya kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim.

Sementara itu, Badan Hidrologi Nigeria (NISHA) pun memperkirakan banjir yang lebih dahsyat akan datang September 2021 nanti.

Pakar lingkungan Nigeria, Seyifunmi Adebote menjelaskan bahwa kondisi tersebut sejatinya disebabkan oleh pemanasan global dan tindakan manusia sendiri.

Adebote mencontohkan kegiatan penambangan pasir untuk kepentingan konstruksi, yang menjadi penyumbang utama erosi garis pantai di Lagos.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/All Africa


BERITA LAINNYA


Hukum

Irj Napoleon Bonaparte akan Diperiksa Besok

Senin, 20 September 2021 | 16:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19