Kompas TV nasional peristiwa

Sore Ini, Polisi Bakal Gelar Perkara Aksi Dinar Candy Protes PPKM dengan Berbikini

Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:09 WIB
sore-ini-polisi-bakal-gelar-perkara-aksi-dinar-candy-protes-ppkm-dengan-berbikini
Dinar Candy (Sumber: Instagram/@dinar_candy)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara kasus Disk Jockey (DJ) Dinar Candy yang melakukan aksi protes PPKM dengan berbikini di pinggir jalan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan gelar perkara tersebut akan dilakukan pada sore ini, Kamis (5/8/2021). 

"Mudah-mudahan sore nanti kita akan lakukan gelar perkara untuk bisa menentukan apakah unsur-unsur dalam persangkaan pasal, yaitu tentang pornografi, dan juga Undang-Undang ITE," kata Yusri dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (5/8/2021).

Mengingat, lanjut dia, yang bersangkutan yakni Dinar Candy juga mengunggah aksinya di akun Instagram pribadinya. 

Lebih lanjut, Yusri menuturkan pihak kepolisian akan meminta keterangan saksi dan bukti lain terkait kasus tersebut. 

"Kita akan memanggil lagi ada beberapa saksi-saksi yang lain dan juga mengumpulkan bukti-bukti," ujarnya. 

Yusri mengatakan apabila memenuhi unsur tindak pidana, pihak kepolisian aka menaikan kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

"Kalau memang nanti memenuhi di unsur-unsur persangkaan di Undang-Undang ITE dan pornografi, ini nantinya akan naik ke penyidikan," tegas Yusri. 

Baca Juga: Dinar Candy Diamankan Polisi Usai Protes Perpanjangan PPKM Berbikini di Pinggir Jalan

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan terkait tidak hadirnya Dinar Candy dalam konferensi pers tersebut. Yusri menyebut yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19