Kompas TV regional kesehatan

Dugaan Penipuan Plasma Konvalesen, Pelaku Minta Uang Puluhan Juta Rupiah!

Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:08 WIB

KOMPAS.TV - Setelah permintaan masyarakat atas kebutuhan tabung oksigen dan obat yang dimanfaatkan sejumlah pihak, kini giliran plasma konvalesen.

Sejumlah keluarga pasien covid-19 yang membutuhkan plasma konvalesen diminta puluhan juta rupiah sebagai pengganti mendapatkan plasma.

Plasma konvalesen di tengah pandemi kini banyak dicari. Terapi dengan plasma ini telah membuktikan membantu penyembuhan pasien covid-19.

Maka, maraklah permintaan plasma lewat media sosial. Tapi di Jawa Timur, ada yang memanfaatkan kebutuhan permintaan plasma untuk pasien covid-19.

Baca Juga: Peningkatan Signifikan Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Kabupaten Pekalongan

Palang Merah Indonesia Jawa Timur, mendapat laporan soal adanya pihak yang mengatasnamakan PMI meminta biaya untuk mendapatkan plasma konvalesen bagi pasien terinfeksi corona.

Modusnya, keluarga pasien yang membutuhkan plasma dimintai uang sebanyak puluhan juta rupiah dengan dalih biaya pengganti mendapatkan donor plasma konvalesen dari PMI.

Padahal, untuk mendapatkan plasma dari PMI tak butuh biaya. Cukup permintaan dari dokter sebagai penanggung jawab rumah sakit. 

Baca Juga: PMI Ajak Penyintas Covid 19 Donor Plasma Konvalesen Demi Bias Membantu Penyembuhan Pasien Covid 19

Saat ini, polisi tengah menyelidiki kasus yang menimpa korban penipuan plasma konvalesen. Polisi juga meminta masyarakat yang menjadi korban penipuan segera melapor.

Penting agar polisi mengungkap kasus ini. Sama pentingnya seperti polisi telah memburu penipu serta penimbun tabung oksigen dan obat terapi covid-19.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19