Kompas TV nasional peristiwa

Warga Adukan Tayangan Bikini Bola Voli Pantai Olimpiade pada KPI, Sinetron Dibawa-bawa

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:15 WIB
warga-adukan-tayangan-bikini-bola-voli-pantai-olimpiade-pada-kpi-sinetron-dibawa-bawa
Ilustrasi menonton siaran televisi. (Sumber: Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah warga mengadukan tayangan bola voli pantai Olimpiade Tokyo 2020 kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Tayangan olahraga di stasiun televisi swasta itu diadukan karena bikini para atlet perempuan tak disensor.

Misalnya, warga bernama Moch Diki Widianto mengadukan tayangan bola voli pantai yang tidak tepat tayang di pagi hari.

“Pada pagi hari ini saya menyaksikan tayangan pertandingan voli pantai dengan menampilkan bikini. Alangkah baiknya untuk konten yang kiranya membutuhkan sensor namun tidak bisa karena siaran langsung ditayangkan secara delay pada malam hari,” tulis Diki.

Diki juga menyinggung soal tayangan lain sebagai perbandingan, yaitu kartun yang bisa disensor.

Baca Juga: KPI dan KPPPA Teken Lima Rencana Aksi Siaran Ramah Anak dan Perempuan, Ini Poin-poinnya

“Hal ini sungguh tidak logis, karena tayangan sekelas kartun saja kena sensor. Mohon dipertimbangkan ke depannya,” kata Diki dalam Pojok Aduan di situs resmi KPI.

Selain Diki, warga bernama Siti Musabikha juga mengadukan hal serupa. Menurutnya, gambar atlet mengenakan bikini tidak laik siar.

“Penayangan Olympic di TV memang baik, namun untuk kategori olahraga volleyball wanita, para pemainnya menggunakan bikini dan hal ini tidak baik untuk disiarkan,” tulis Siti dalam Pojok Aduan KPI.

Untuk diketahui, atlet bola voli atau volleyball putri tidak mengenakan bikini, melainkan kaos dan celana pendek.

Keterangan Siti salah dan sebenarnya merujuk pada cabang olahraga boli pantai atau beach volleyball.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19