Kompas TV nasional news or hoax

Tanggapan Kemendagri Soal Warga Bekasi Gagal Vaksin karena NIK Dipakai WNA

Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:00 WIB
tanggapan-kemendagri-soal-warga-bekasi-gagal-vaksin-karena-nik-dipakai-wna
Warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat gagal mengikuti vaksinasi karena nomor induk kependudukan atau NIK KTP Elektronik dipakai WNA. (Sumber: Wartakotalive/Muhammad Azzam)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Jenderal kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arief Fakhrulloh menanggapi masalah penyalahgunaan nomor induk kependudukan (NIK) KTP milik seorang warga Bekasi.

Seperti diketahui, seorang laki-laki bernama Wasit Ridwan tak bisa mengikuti vaksinasi pada Kamis (29/7/2021) karena NIK miliknya telah digunakan orang lain.

Belakangan, petugas yang melakukan pemeriksaan menemukan kejanggalan. NIK KTP milik Wasit digunakan untuk pendaftaran vaksinasi Covid-19 oleh seorang warga negara asing (WNA).

Baca Juga: Cerita Warga Bekasi yang Gagal Divaksin karena NIK KTP Sudah Dipakai WNA Bernama Lee In Wong

WNA bernama Lee In Wong menjalani vaksinasi di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) 1 Tanjung Priok pada 25 Juni 2021. KKP berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan.

Zudan mengatakan, Wasit sendiri telah mendapat vaksin Covid-19 setelah temuan itu diketahui.

“Data sudah dicek di Dukcapil. Data Pak Wasit benar. Yang bersangkutan sudah divaksin kemarin,” kata Zudan dalam keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021), dilansir dari Kompas.com.

Menurut Zudan, pihak Kementerian Kesehatan juga akan menyelidiki masalah penyalahgunaan NIK untuk vaksinasi itu.

“Kemenkes nanti yang akan melacak penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin,” ujar Zudan.

Pemerintah pun ingin mencegah masalah serupa terjadi lagi. Kemendagri, Kemenkes, Kemenkominfo, BPJS Kesehatan, dan PT Telkom bakal menandatangani kesepakatan.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Kompascom


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19