Kompas TV nasional hukum

Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Heryanty di Polda, Begini Kronologinya

Rabu, 4 Agustus 2021 | 09:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membeberkan kronologi kasus dugaan penipuan dan penggelepan anak Akidi Tio, Heriyanti bersama seseorang berinisial JBK. 

Kasus tersebut terjadi sekitar bulan Desember 2018. 

“Terlapor ini mengajak saudara pelapor JBK untuk berbisnis. Ada tiga item yang diajak, mulai dari perhiasan seperti songket, kemudian ada orderan AC, dan juga satu lagi itu pekerjaan interior,”ujar Yusri pada Selasa (4/8/2021). 

Bukan angka kecil, bisnis antara JBK dan Heriyanti itu bernilai sekitar Rp 7,9 miliar.

Namun pelapor JBK sempat terus menagih hasil atau janji yang diberikan oleh Heriyanti. 

“Tetapi sampai dengan awal 2020, janji itu tidak dipenuhi oleh si terlapor. Kemudian berproses di sini sudah kami lakukan mulai dari penyelidikan, kemudian naik sampai ke tahap penyidikan. Bahkan, terlapor memang mengakui, dari Rp 7,9 miliar, sudah dikembalikan Rp 1,3 miliar secara bertahap kepada pelapor.”jelas Yusri. 

Polda Metro Jaya sempat memanggil Heriyanti namun tidak pernah hadir. 

Anehnya pada tanggal 28 juli pelapor JBK kemudian mencabut laporannya. Untuk itu kepolisian akan memanggil JBK untuk klarifikasi. 

“Mau masuk ke panggilan untuk membawa (Heriyanti), tanggal 28 Juli yang lalu, pelapor kemudian mencabut laporannya dalam bentuk pengiriman surat. Ini yang kemudian sekarang penyidik akan mengklarifikasi lagi si pelapor. Rencana akan kami undang untuk diklarifikasi lagi,”tegas Yusri.

Video Editor:Lisa
 

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19