Kompas TV nasional peristiwa

Penjelasan Lengkap Polisi Soal Laporan Penipuan Rp 7,9 M Anak Akidi Tio

Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Putri pengusaha Akidi Tio, Heryanty Tio dikonfirmasi pernah terjerat kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang yang ditangani oleh Polda Metro Jaya sejak Februari 2020 silam.

Kasus pun sudah naik ke tahap penyidikan, namun laporan ini sudah dicabut oleh pelapor pada bulan Juli 2021 lalu.

Dugaan penipuan dan penggelapan uang ini dilaporkan oleh rekan bisnis Heryanty Tio.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan kasus bermula dari Heryanty Tio yang mengajak JBK sebagai pelapor untuk memulai bisnis songket, AC dan pekerjaan interior dengan total dana Rp 7,9 miliar.

“Kronologisnya adalah Desember 2018 terlapor ini mengajak saudara pelapor JBK untuk berbisnis ada tiga item bisnis, mulai dari kerjasama untuk orderan songket, AC dan pekerjaan interior. Total semuanya sekitar 7,9 miliar. Sejak tahun 2018 tetapi terus berlanjut berjalan waktu rupanya saudara pelapor terus menagih hasil atau janji yang diberikan saudari H. Tapi sampai dengan awal 2020 janji itu tidak dipenuhi oleh si terlapor atau saudari H,” jelas Yusri pada 3 Agustus 2021.

Namun, sampai awal 2020, janji dan hasilnya tidak dipenuhi oleh Heryanty.

Polisi pun sudah menaikan kasus ke penyidikan. Heryanty juga pernah dipanggil Polda Metro Jaya tetapi mangkir.

Yusri menyebut bahwa kasus ini sudah dicabut oleh pelapor pada 28 Juli 2021 lalu.

"Tanggal 28 Juli 2021 lalu pelapor kemudian mencabut laporannya. Dalam bentuk surat untuk mencabut laporan terhadap Saudari H," kata Yusri.

Pelapor mengatakan H sudah mengembalikan uang Rp 1,3 miliar.

"Pengakuan dari pelapor sendiri mengakui dari Rp 7,9 miliar ini sudah dikembalikan Rp 1,3 miliar secara bertahap kepada pelapor," beber Yusri.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


BUMN

Detik-Detik Lahirnya Raksasa Pelabuhan Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 22:52 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19