Kompas TV regional berita daerah

Perpanjangan PPKM, Yogyakarta Fokus Turunkan Moblitas Masyarakat di Pemukiman

Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:18 WIB
perpanjangan-ppkm-yogyakarta-fokus-turunkan-moblitas-masyarakat-di-pemukiman
Ilustrasi Kawasan Malioboro selama PPKM (Sumber: Kompastv/Ant)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan tidak ada aturan baru mengenai perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sama saja dengan aturan yang berlaku sebelumnya.

"Jadi, istilahnya adalah pemberlakuan kembali, aturan sebelumnya. Apalagi Kota Yogya kan, sebagai wilayah aglomerasi, yang tentu kebijakan umum antar kabupaten/kota dan DIY tidak mungkin melampaui aturan yang di atasnya," terang Heroe melalui keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

Namun, lanjut Heroe, pihaknya lebih konsentrasi kepada upaya penurunan mobilitas masyarakat di pemukiman dan cara penanganan pasien Covid-19 yang bergejala ringan, atau OTG.

Menurutnya, pemberlakuan penyekatan dan pembatasan akses keluar masuk di tempat umum, berhasil menurunkan mobilitas hingga 50-60%.

Tetapi, dilihat dari pemukiman, penurunan mobilitas hanya 19 persen.

"Itu berarti tingkat mobilitas di pemukiman masih signifikan untuk terjadinya penularan Covid-19," katanya.

"Padahal, kecenderungan kasus penularan Covid-19 yang terjadi, adalah melalui kontak erat di rumah dan perkantoran," sambungnya.

Baca Juga: Gereja di Yogyakarta Sediakan Isi Ulang Oksigen Gratis untuk Warga Sebagai Aksi Kasih 

Dengan varian baru Delta, kata Heroe, setiap kasus anggota keluarga di rumah, sebagian besar pasti terjadi penularan di rumah atau dalam satu ruangan kantor.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19