Kompas TV internasional kompas dunia

Korea Utara Minta Dunia Izinkan Impor BBM dan Beras, juga Ekspor Logam

Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:49 WIB
korea-utara-minta-dunia-izinkan-impor-bbm-dan-beras-juga-ekspor-logam
Foto tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 24 Mei 2020 menunjukkan Kim Jong Un menghadiri rapat Komisi Militer Pusat Partai Buruh, mendiskusikan kebijakan baru meningkatkan pencegahan perang nuklir. (Sumber: AFP/KCNA VIA KNS/STR )

SEOUL, KOMPAS.TV - Korea Utara ingin sanksi internasional yang melarang ekspor logam dan impor bahan bakar olahan dan kebutuhan lainnya dicabut. Hal itu juga untuk memulai kembali pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan oleh anggota parlemen Korea Selatan pada Selasa, (03/08/2021)

Korut juga menuntut pelonggaran sanksi atas impor barang-barang mewah agar negara itu dapat membawa masuk minuman keras dan jas, kata anggota parlemen itu setelah diberi pengarahan oleh badan intelijen utama Korsel.

Pengarahan tersebut dilakukan seminggu setelah kedua Korea memulihkan sambungan telepon (hotline) yang dicabut Korut setahun lalu.

Baca Juga: Transaksi Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara Terekam Satelit, AS Sita Kapal Tanker Singapura

Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden Korsel Moon Jae-in telah sama-sama bersedia untuk membangun kembali kepercayaan dan meningkatkan hubungan kedua negara sejak April.

Selain itu, Kim telah meminta untuk menghubungkan kembali saluran telepon antarkedua Korea, kata para anggota parlemen Korsel.

Mereka juga mengatakan Korut membutuhkan sekitar 1 juta ton beras karena ekonominya terpukul oleh pandemi virus corona dan cuaca buruk tahun lalu.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19