Kompas TV nasional kriminal

Sempat Buron 13 Tahun dan Diinfokan Meninggal, Penyelundup Barang Impor di Bengkayang Ditangkap

Selasa, 3 Agustus 2021 | 14:57 WIB
sempat-buron-13-tahun-dan-diinfokan-meninggal-penyelundup-barang-impor-di-bengkayang-ditangkap
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat menangkap seorang pria tersangka penyelundupan yang sempat diinformasikan meninggal dunia. (Sumber: Kompastv/Ant)

KALBAR, KOMPAS.TV Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat menangkap seorang pria tersangka penyelundupan yang sempat diinformasikan meninggal dunia.

Kepala Kejari Bengkayang Fachrizal menyebut terpidana penyelundupan ribuan telepon genggam pada tahun 2008 tersebut bernama Jutin Lais (66) asal Jagoi Babang.

"Tetapi kami mendapat informasi terpidana masih hidup dan berada di wilayah Kabupaten Bengkayang," kata Fachrizal dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (3/8/2021).

Kepala Kejari lebih lanjut menjelaskan kronologi kasus yang menjerat Jutin Lais.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Bangka Belitung Senilai Rp 10 Miliar

Pada 2008, Jutin Lais dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana UU Kepabeanan, yakni penyelundupan sebanyak 1.500 unit handphone merk Nokia type 1200, sebanyak 20 unit handphone Nokia type 2.600, dan 40 botol tinta printer asal Malaysia.

Akibat pelanggaran itu, kemudian terbitlah putusan Pengadilan Negeri Bengkayang No.67/Pid.B/2008/PN.BKY tanggal 17 September 2008.

Dalam putusan itu disebutkan terpidana Jutin Lais dinyatakan bersalah melanggar Pasal 102 UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dan di pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda Rp500 juta.

Usai keluarnya putusan itu, pada 2009 hingga 2010, Justin Lais mengajukan permohonan kasasi. Tetapi, upaya itu ditolak berdasar pada putusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 2060 K/Pid.Sus/2009, tanggal 29 September 2010.

Dalam putusan itu, MA menyatakan menolak permohonan kasasi terdakwa dengan menguatkan putusan majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pontianak dan pengadilan Negeri Bengkayang.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Purwanto

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19