Kompas TV nasional politik

Soal Dugaan Hoaks Sumbangan Keluarga Akidi Tio Rp2 Triliun, Demokrat: Pelajaran Buat Pejabat

Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:55 WIB
soal-dugaan-hoaks-sumbangan-keluarga-akidi-tio-rp2-triliun-demokrat-pelajaran-buat-pejabat
Perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio (kedua dari kanan) menyerahkan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Selatan, Senin (26/7/2021). (Sumber: Facebook/Polda Sumsel)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto menyayangkan adanya dugaan kebohongan bantuan Covid-19 yang nilainya mencapai Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Padahal seremonial penerimaan sumbangan itu disaksikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri.

"Atas kejadian itu, para pejabat harus mengambil pembelajaran besar untuk lebih hati-hati dalam menyikapi hal-hal serupa," kata Didik kepada Kompas TV, Selasa (3/8/2021). "Jangan sampai masyarakat menilai karena kekurang hati-hatiannya, kekurang tepatan dalam menganalisa serta kurang akurasinya dalam mendalami sebuah informasi akhirnya mudah diperdaya." 

Anggota Komisi III DPR itu menyebut, kejadian itu cukup memprihatinkan kondisi psikologis para pejabat di Tanah Air. Sebab, tak mendalami ihwal benar atau tidaknya bantuan itu. 

Baca Juga: Ini Tanggapan Bank Mandiri Soal Bilyet Giro Rp2 Triliun Atas Nama Heryanty Anak Akidi Tio

"Informasi bantuan tersebut tidak dilakukan pendalaman dan penelahaan, serta dipastikan akurasi dan kebenarannya sebelum diterima secara resmi dan diumumkan kepada kalayak ramai," ujarnya. 

Untuk kejadian ini, ia mendesak polisi segera mengusut tuntas jika menemukan dugaan tindak pidana oleh keluarga Akidi Tio yang menjanjikan bantuan. 

"Yang tidak kalah penting penegakan dan tindakan kepolisian harus transparan, terukur, profesional dan akuntabel, karena bagaimanapun juga muncul dugaan adanya upaya untuk melibatkan kepolisian meskipun secara tidak langsung terhadap sebuah kepentingan tertentu oleh pemberi komitmen," kata dia. 

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri, angkat bicara soal dana bantuan senilai Rp2 triliun yang rencananya akan disumbangkan oleh keluarga almarhum Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.

Baca Juga: Soal Bantuan Rp2 Triliun dari Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel: Saya Berpikir Positif

Inspektur Jenderal Eko meminta proses tersebut diserahkan kepada polisi. Saat ini, penyidik Reserse Kriminal Umum Polda masih meminta keterangan dari anak hingga cucu Akidi Tio.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19