Kompas TV nasional kesehatan

Obat Terapi Covid-19 Langka, Menkes Ungkap Kebutuhan Tak Sebanding dengan Kecepatan Produksi

Selasa, 3 Agustus 2021 | 09:49 WIB
obat-terapi-covid-19-langka-menkes-ungkap-kebutuhan-tak-sebanding-dengan-kecepatan-produksi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Sumber: Dok. BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kebutuhan obat terapi Covid-19 mengalami peningkatan signifikan sejak 1 Juni 2021. 

Budi menuturkan kenaikan kebutuhan obat terapi tersebut seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Tanah Air, dinilai tidak sebanding dengan kecepatan produksi.

Menurut pengakuannya, kapasitas produksi di pabrik-pabrik telah dinaikkan hingga empat kali lipat. Namun sayangnya produksi tidak mampu mengejar tingginya permintaan.

“Saat kebutuhan obat mulai naik,  teman-teman di pabrik itu meningkatkan bahan bakunya. Mereka menghitung kira-kira tambah bahan baku 4 kali, begitu bahan baku diproses kebutuhan obat naiknya sudah 8 kali," kata Budi dikutip dari laman Kemenkes, Senin (2/8/2021).

"Kemudian bahan baku obat dinaikkan lagi dan diproses, kebutuhan obatnya sudah naik lagi jadi 12 kali," sambungnya.

Budi mengatakan kecepatan produksi obat tersebut tidak bisa dikejar, mengingat dari impor bahan baku, proses produksi, kemudian distribusi ke seluruh apotek butuh waktu sekitar 4 sampai 6 minggu.

Namun demikian Budi mengaku pada minggu pertama di bulan Agustus ini akan mulai banyak obat - obat terapi Covid-19 yang sudah masuk. 

Baca Juga: Sudah Disetujui, Menkes Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes

“Dan ini kita monitor terus kebutuhan stoknya di bulan Agustus ini," ujarnya. 

Tak hanya itu, Menkes RI ini juga telah meminta lima organisasi profesi kedokteran untuk mengkaji tata laksana yang baru yang memang lebih sesuai dengan mutasi virus varian Delta.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19