Kompas TV entertainment selebriti

Raffi Ahmad Bagikan Kisah Konyol ketika Digerebek Petugas BNN

Senin, 2 Agustus 2021 | 22:06 WIB
raffi-ahmad-bagikan-kisah-konyol-ketika-digerebek-petugas-bnn
Presenter Raffi Ahmad mengungkapkan kisah konyolnya ketika digerebek petugas BNN pada 2013 silam. (Sumber: KOMPAS.com/MUTHIAH NURAINI S)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presenter kenamaan Raffi Ahmad membagikan kisah momen konyolnya ketika digerebek petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2013 silam.

Kenangan tersebut dia utarakan ketika menjadi tamu Denny Sumargo untuk kanal YouTube-nya.

Raffi Ahmad mengaku sangat bandel di tahun itu, dia mengonsumsi obat kuat untuk menambah energinya.

"Obat yang gue makan itu gue dapat dari seseorang. Obat kuat. Bukan (narkoba)," jelas Raffi Ahmad di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Kasus Pesta Raffi Ahmad Tanpa Masker, Hakim Tolak Gugatan David Tobing

Dia melanjutkan tak mengonsumsi ganja meski barang tersebut berada di rumahnya.

"Kalau cimeng itu memang ada di rumah gue. Tapi enggak tahu sampai sekarang," lanjutnya.

Obat penambah energi yang dikonsumsi Raffi Ahmad ternyata merupakan obat terlarang yang kala itu belum diatur dalam undang-undang.

"Ternyata obat itu enggak boleh. Melanggarlah, tapi enggak ada di undang-undang. Waktu itu belum ada undang-undangnya," kenang Raffi.

Lokasi yang digunakan Raffi Ahmad ketika penggerebekan tersebut terletak di Lebak Bulus. Pria berusia 34 tahun itu menyebut tempat tersebut sebagai rumah bujangan.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Anggota DPRD Jambi Bersitegang

Selasa, 21 September 2021 | 12:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19