Kompas TV regional berita daerah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan Nakes Saat Mempertahankan Tabung Oksigen

Senin, 2 Agustus 2021 | 19:03 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Kini kasus penganiayaan terhadap nakes beberapa waktu lalu menemui titik terang. Polisi telah menetapkan tiga tersangka penganiayaan terhadap tenaga medis di Puskemas Kedaton, Bandar Lampung.

Satuan Reskrim Polresta Bandar Lampung telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini.

Penetapan tiga tersangka berinisial A, NV, dan DD berdasarkan gelar perkara yang dilakukan kepolisian.

Bukti yang mengarah kuat kepada ketiga tersangka, di antaranya rekaman cctv yang menunjukkan aksi pengeroyokan, dan ditemukannya kacamata, serta bongkahan batu di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengungkapkan bahwa dalam melakukan pengeroyokan, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing, yaitu A dan NV melakukan pemukulan, sementara DD memegangi korban.

“Kita sudah tetapkan tiga tersangka dan kemudian kita akan memproses berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan...” Ujar Resky.

Sebelumnya, pada Minggu, 4 juli lalu, tengah ramai terkait peristiwa pengambilan paksa tabung oksigen yang dilakukan tiga orang pria, hingga berujung pengeroyokan dan penganiayaan. Korban Rendi salah seorang petugas kesehatan di Puskemas Kedaton, Bandar Lampung pun babak belur hingga dirawat.

Selanjutnya, guna mempertangungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka dijerat denngan Pasal 170 KUHP Pidana tentang Pengroyokan dengan Ancaman 7 Tahun Penjara.

 

#pengeroyokannakes #polisitetapkantigatersangka #polrestabandarlampung 

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kupon Togel Berserakan

Selasa, 21 September 2021 | 18:37 WIB
Berita Daerah

Tenggiling Bersarang di Atap Rumah

Selasa, 21 September 2021 | 18:26 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19