Kompas TV nasional politik

Wakil Ketua Komisi III Anggap Anak Akidi Tio Tak Perlu Dibawa ke Pengadilan

Senin, 2 Agustus 2021 | 16:28 WIB
wakil-ketua-komisi-iii-anggap-anak-akidi-tio-tak-perlu-dibawa-ke-pengadilan
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Saroni menanggapi ihwal dugaan berita bohong yang diucapkan oleh anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti terkait akan menyerahkan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan. 

Politikus Partai Nasdem itu menilai Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Kapolda Sumatera Selatan Inpektur Jenderal Eko Indra Heri tak bisa disalahkan ketika mereka percaya akan rencana pemberian sumbangan dari keluarga Akidi Tio. 

"Kapolda dan gubernur karena kenal keluarga tersebut jadinya percaya saja, tidak disalahkan juga, tapi terlalu cepat Kapolda dan gubernur Sumatera Selatan declare hal tersebut tidak melalui cek dan ricek terlebih dahulu," kata Sahroni kepada Kompas TV, Senin (2/8/2021). 

Baca Juga: Jemput Anak Akidi Tio, Polisi: Ternyata Uang Rp2 Triliun Tidak Ada, Dia akan Jadi Tersangka

Ia menyatakan, anak dari Akidi Tio pun tak salah, karena dia telah memiliki niat baik untuk membantu masyarakat di daerahnya yang tengah mengalami kesulitan akibat terdampak Covid-19. 

Menurut dia, peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak yang akan menerima bantuan dari manapun agar melakukan pengecekan terlebih dahulu, sebelum merilisnya ke publik.

"Saya rasa (anak) Akidi Tio juga enggak salah dan punya niat yang baik untuk membantu. Nasi sudah jadi bubur, mau diapakan? Ini menjadi ilmu buat para pihak agar tidak langsung declare bantuan-bantuan yang akan diberikan," ujarnya. 

Terkait dugaan berita hoaks yang diucapkan oleh anak Akidi Tio, kata dia, hal itu tak perlu dilanjutkan ke meja hijau. Sebab, dirinya meyakini bila Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memaafkan yang bersangkutan. 

"Saya rasa tidak perlu (dilanjutkan ke pengadilan). (Anak) Akidi Tio sampaikan saja apa adanya dan terkendala apa saja, Kapolri pasti akan berikan pintu maaf," kata dia. 

Sebelumnya, Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio yang menyerahkan bantuan Rp2 triliun secara simbolik untuk penanganan Covid-19 di Sumsel, dijemput oleh Direktur Intelijen Keamanan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Kombes Ratno Kuncoro.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


SINAU

Faktor Penyebab Pergaulan Bebas

Senin, 2 Agustus 2021 | 15:51 WIB
SINAU

Sepatu Hak Tinggi Awalnya untuk Laki-laki

Senin, 2 Agustus 2021 | 15:42 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19