Kompas TV nasional berita utama

Menkes: Puncak Covid-19 di Pulau Jawa-Bali Sudah Terlampaui

Senin, 2 Agustus 2021 | 16:13 WIB
menkes-puncak-covid-19-di-pulau-jawa-bali-sudah-terlampaui
Menkes Budi G Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/05/2021) sore (Sumber: Dok. Sekretariat Kabinet RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, puncak kasus Covid-19 di Pulau Jawa-Bali sudah terlampaui.

“Inilah saatnya kita bersama-sama mensyukuri apapun kekurangan dan kelebihannya, kita sudah bisa melihat, puncaknya sudah terlampaui, terutama di daerah-daerah pulau Jawa,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam agenda konferensi pers secara virtual seperti dikutip dari Antara, Senin (2/8/2021).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan berdasarkan grafik laporan harian, tren kasus COVID-19 di pulau Jawa-Bali telah mencapai puncaknya pada 15 Juli 2021 mencapai 43.925 kasus. Saat ini, sambung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, angkanya mengalami penurunan sekitar 60 persen.

Baca Juga: Berbahaya, Stigma Masyarakat Membuat Banyak Pasien Covid-19 Takut Untuk Lapor Diri

Dalam pernyataannya, Menteri Kesehatan berterima kasih kepada tenaga kesehatan, kepala daerah, TNI-Polri, yang sudah bersabar di puncak gelombang terakhir. Kontribusi tersebut, bagi Menteri, membuat negara bisa menghadapinya pandemi Covid-19 dengan cukup baik.

“Saya tahu ini belum 100 persen selesai, dan kita harus terus waspada sesuai arahan Presiden,” ujarnya.

Sebab, lanjut Budi, strategi utama dalam penanggulangan COVID-19 di dunia adalah mengurangi laju penularan. Sehingga jumlah pasien yang harus dirawat di rumah sakit tidak lebih besar dari kapasitas pelayanan yang tersedia.

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan perlu empat strategi berdasarkan panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menghadapi pandemi Covid-19. di antaranya mematuhi protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M), strategi testing, tracing dan treatment (3T), vaksinasi, dan perawatan terhadap pasien.

Baca Juga: Dinilai Biaya Tes Covid-19 di Indonesia Terlalu Mahal, Apindo: Akibatnya Akses Testing Sangat Rendah

“Empat strategi ini harus dijalankan berbarengan, tidak mungkin hanya satu saja, pandeminya usai. Tujuannya adalah satu, yakni menurunkan laju penularan,” ujarnya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19