Kompas TV regional sosial

MRT Bantu Perluasan TPU Rorotan, akan Bangun Akses Jalan dan Pagar Pembatas Makam

Senin, 2 Agustus 2021 | 14:25 WIB
mrt-bantu-perluasan-tpu-rorotan-akan-bangun-akses-jalan-dan-pagar-pembatas-makam
Tangkapan layar video pemakaman TPU Rorotan, unggahan instagram @alivikry, Rabu (7/7/2021) (Sumber: Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan ikut membantu proyek perluasan petak pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. 

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar mengatakan,  proyek ini merupakan bagian dari program Sinergi untuk Jakarta dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

“Inisiatif sinergi untuk Jakarta, sekaligus bentuk dukungan terhadap pemerintah (provinsi DKI Jakarta) dalam penanganan Covid-19,” ujar William dilansir dari ANTARA, Senin (2/8/2021). 

Tugas PT MRT yaitu membantu membangun akses masuk menuju TPU Rorotan.

Saat ini masih ada proyek pematangan lahan petak pemakaman di TPU Rorotan, sehingga alat berat yang beroperasi di lapangan perlu akses jalan masuk sepanjang kurang lebih 100 meter (dari total 300 meter) dan lebar dua meter.

Baca Juga: Penumpang MRT Jakarta Turun 80 Persen sejak PPKM Darurat Diberlakukan

Akses jalan masuk ini harus bisa menahan bobot alat berat yang akan masuk ke area pemakaman. 

"Ada kebutuhan untuk menyiapkan lahan pemakaman khusus Covid-19 di TPU Rorotan. Kami mengajak mitra kami dari bagian konstruksi (PT Jaya Konstruksi dan Jakpro)," ujar William.

Material pembuatan akses jalan akan diambil dari pembuangan tanah galian proyek MRT CP-201 di kawasan Monas (Jakarta Pusat), dengan total volume tanah mencapai 85.174 meter kubik.

PT MRT juga akan dibantu oleh pihak Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta untuk meratakan dan memadatkan tanah di TPU Rorotan yang bertekstur gembur karena sebelumnya merupakan area persawahan. 

Baca Juga: 2.661 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Rorotan

Selain membuat akses jalan, PT MRT juga bertugas membuat pagar pembatas makam sepanjang 150 meter dari total 675 meter.

Pagar pembatas tersebut saat ini memiliki dua fungsi yaitu untuk memisahkan area pemakaman yang sudah ada dengan area perluasan makam dan memisahkan antara jalan utama dengan tempat penguburan.

Saat ini TPU Rorotan memiliki luas lahan 3.000 meter persegi yang siap untuk digunakan dari total luas lahan sekitar tiga hektar yang disiapkan untuk menampung sekitar 7.200 petak makam.

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/ANTARA


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19