Kompas TV entertainment musik

God Bless: Panggung Konser Indonesia Berubah Sejak Kedatangan Deep Purple Tahun 1975

Senin, 2 Agustus 2021 | 20:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - God Bless menjadi band pembuka konser Deep Purple di Indonesia tahun 1975. Deep Purple adalah band hard rock Inggris yang terkenal di dunia.

Momen tersebut digunakan God Bless untuk belajar tentang konser musik. God Bless mengakui konser Deep Purple kala itu membawa banyak perubahan dalam industri konser musik Indonesia.

Menurut personel God Bless, konser di tahun 1970-an masih sangat sederhana, dan Deep Purple datang dengan peralatan yang sangat megah.

Baca Juga: God Bless Bakal Gelar Konser Virtual di Website KompasTV pada 31 Agustus 2021

Salah satu teknik panggung yang dipelajari God Bless saat itu adalah dry ice. Selain itu, konser tersebut juga mengajarkan teknik lighting panggung.

"Iya kita inget, kita manggung dulu cuma pakai lampu sorot, apa sih tuh lampu taman yang merah, hijau, jadi yang disorot muka kita, jadi nih muka kayak setan gitu ya, kayak muka kita disorot senter gitu. Sementara super grup ini (Deep Purple) dan band-band top luar itu udah pakai lighting rigg yang keren banget," ujar Achmad Albar dikutip dari channel Youtube God Bless.

Selain menjadi pelajaran bagi kelompok band rock, konser Deep Purple kala itu juga menjadi pelajaran bagi sejumlah pengusaha rental alat musik.

"Jadi nggak cuma kita aja yang belajar ya para musisi, tapi rental-rental alat musik itu, juga belajar. Jadi revolusi industri konser musik itu aku pikir berubah pas ada Deep Purple datang," tambah Achmad Albar.

Video editor: Agung

Baca Juga: Ada Dul Jaelani hingga Isyana Sarasvati, Berikut Line Up Artis di Konser God Bless

Penulis : Laura Elvina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19