Kompas TV regional berita daerah

Tiga Kakak Beradik Yatim Piatu Akibat Covid-19

Senin, 2 Agustus 2021 | 11:03 WIB

SOLO, KOMPAS.TV - Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, tiga kakak beradik asal Laweyan Solo, Jawa Tengah ini, bahwa mereka akan menjadi yatim piatu di usia yang masih sangat muda. Ayah mereka meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19. Sementara sang ibu telah terlebih dahulu meninggal dunia pada bulan Februari 2020, karena penyakit lain.

Kabar meninggalnya sang ayah mereka ketahui secara tidak sengaja setelah membaca status aplikasi pesan singkat salah seorang kerabat. Bibi dari ketiga kakak beradik ini sengaja belum memberitahu kabar duka tersebut, karena masih merasa bingung, dikarenakan anak-anak ini masih menjalani isolasi mandiri di Kartasura selama 21 hari, karena terpapar Covid-19. Saat ini ketiga kakak beradik ini tinggal bersama bibinya.

“Menanyakan  keadaan fisik dan psikollogi anak-anaku ternyata mereka ingin tinggal bersama saya tidak mau tinggal dengan siapa pun. Saya ikhlas karena mereka anak kandung kakak saya berarti anak saya juga. Karena sejak papanya masih hidup sering ikut saya kalau ditinggal kerja papanya gojek sampai malam, dan ditipkan ke saya setelah selesai kerja baru dijemput,” kata Harjanti, bibi dari ketiga anak yatim piatu.

Mendengar kabar memprihatinkan tersebut, Pemerintah Kota Solo memberikan respon, dan berjanji akan memberikan bantuan bagi ketiga anak yatim piatu tersebut terutama pendidikannya. Selain itu sejumlah dermawan juga bersedia membantu.

“Tiga anak tersebut sudah kita urus. Tinggal menunggu rekening BNI-nya, karena kemarin baru pindah KK yakni ke KK-nya omnya. Bantuannya untuk pendidikan, untuk kebutuhan sehari-harinya akan saya bantu secara pribadi,” kata Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo.

Saat ini Pemerintah Kota Solo tengah mendata, anak-anak yang orangtuanya meninggal dunia karena Covid-19. Rencananya akan ada dana yang dialokasikan khusus untuk membantu anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat Covid-19 terutama untuk biaya sekolah.

#Covid-19 #Solo #GibranRakabumingRaka

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19