Kompas TV nasional politik

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Anggota Komisi IX Usul PPKM Berlevel Diperpanjang dan Disempurnakan

Senin, 2 Agustus 2021 | 10:06 WIB
kasus-covid-19-masih-tinggi-anggota-komisi-ix-usul-ppkm-berlevel-diperpanjang-dan-disempurnakan
Ilustrasi Kawasan Malioboro selama PPKM (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pemerintah telah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel sejak 26 Juli 2021 dan akan berakhir hari ini. Melihat kasus baru Covid-19 yang masih tinggi, PPKM level 3 dan 4 ini lebih baik untuk diperpanjang.  

"Jadi, karena itu PPKM level ini saya kira masih perlu dievaluasi lebih dalam dan serius lagi. Kalau melihat hasil yang sudah ada saat ini, saya kira pemerintah cenderung akan tetap memperpanjang ini (PPKM)," kata Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay kepada KOMPAS TV, Senin (2/8/2021). 

Politikus PAN itu mengimbau agar bila nantinya pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan tersebut, harus ada yang lebih disempurnakan dalam pelaksanaannya. Pertama, yaitu pengawasan kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) harus lebih tegas dan ketat, tapi tetap humanis. 

Baca Juga: PPKM Berakhir Hari Ini, 2 Agustus 2021: Diperpanjang atau Ada Istilah Baru Lagi?

"Kenapa harus tegas dan ketat? Karena prokes adalah salah satu cara untuk menurunkan orang terpapar Covid-19. Dan itu tidak hanya dianjurkan pemerintah Indonesia, tapi dianjurkan juga oleh WHO," ujarnya. 

Selanjutnya, dirinya berharap pemerintah mempercepat proses vaksinasi, karena dalam beberapa hari terakhir ini pelaksanaan vaksinasi agar sedikit terlambat. Salah satu pemicunya karena ketersediaan vaksin yang sangat terbatas. 

"Karena itu, jika vaksinnya sudah tersedia, pemerintah memberikan vaksin itu ke daerah-daerah berdasarkan skala prioritas. Artinya daerah-daerah tingkat penularannya tinggi itu diprioritaskan," kata dia. 

Kemudian, oksigen juga harus disediakan di seluruh rumah sakit dan pemerintah perlu melakukan berbagai upaya utk pengadaan oksigen tersebut, sehingga tak ada lagi kejadian pasien meninggal karena rumah sakit kehabisa stok oksigen. 

"Tenaga kesehatan juga perlu diperhatikan. Pemerintah harus memberikan insentif yang cukup, karena mereka saat ini adalah ujung tombak penanganan Covid-19 di Indonesia," kata dia. 

Selain itu, jika PPKM level 3 dan 4 dilanjutkan, pemerintah harus memastikan jaring pengaman sosial dalam bentuk subsidi yang ada itu mesti cukup dan harus didistribusikan secara merata dan tepat sasaran. Sebab, kelompok masyarakat menengah ke bawah itu amat membutuhkan bantuan sosial (Bansos). 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19