Kompas TV nasional update corona

Anies: Warga Jakarta yang Sudah Vaksin Dua Kali Bebas ke Mana Saja

Senin, 2 Agustus 2021 | 00:55 WIB
anies-warga-jakarta-yang-sudah-vaksin-dua-kali-bebas-ke-mana-saja
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saan memantau vaksinasi di Puskesmas Sunter Agung 3, Kamis (18/6/2021). (Sumber: Twitter: Anies Baswedan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan warga di Ibu Kota yang sudah menerima vaksin dua kali atau lengkap bisa bebas ke mana saja.

Menurut dia, saat ada pemeriksaan penyekatan, maka warga yang sudah menjalani vaksinasi kali kedua akan langsung diloloskan.

Baca Juga: Anies: Seluruh Aktivitas di Jakarta akan Kembali Normal jika Masyarakat DKI Sudah Vaksin Lengkap

Anies menjelaskan, warga yang sudah dua kali divaksin maka akan berstatus hijau. Hal itu bisa dilihat melalui aplikasi Jakarta Kini atau JAKI.

"Jadi kalau mau kemana-mana, buka aplikasinya (JAKI) tunjukan Anda hijau, Anda bisa kemana saja. Warna merah jangan pergi-pergi dulu karena berisiko," kata Anies melalui keterangannya Minggu (1/8/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Anies menjelaskan, indikator warna hijau atau merah pada aplikasi JAKI merupakan tanda bahwa seseorang sudah divaksin atau belum.

Menurutnya, indikator warna merah, kuning, dan hijau dalam aplikasi JAKI akan menjadi patokan bagi petugas di lapangan untuk mengetahui seseorang sudah vaksin atau belum.

Baca Juga: Anies: Jakarta Masuk Zona Aman Covid-19 Kalau Tingkat Kasus Positif di Bawah 5 Persen

"Tinggal masukan nomor induk kependudukan (ke Aplikasi JAKI) lalu akan muncul warna hijau sudah vaksin 2 kali, warna kuning sudah vaksin 1 kali, warna merah belum vaksin," tutur Anies.

Lebih lanjut, Anies mengibaratkan bahwa vaksinasi sama seperti helm ketika mengendarai kendaraan bermotor roda dua.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19