Kompas TV regional berita daerah

Titik Api Di Sumsel Mulai Menyebar

Minggu, 1 Agustus 2021 | 21:23 WIB

SUMATERA SELATAN, KOMPAS.TV - Sebaran titik panas di Sumatera Selatan, mulai menyebar disejumlah daerah.

Dari patroli udara yang dilakukan Satgas Udara Karhutla Sumsel, menemukan sejumlah lahan yang terbakar.

Patroli udara yang dilakukan Sub Satgas Udara Karhutla Sumsel, pada Minggu pagi (01/08/2021), menemukan sejumlah titik api yang menyebabkan kebakaran lahan di Sumatera Selatan.

Lahan-lahan yang terbakar tersebut di Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Kecamatan Tempirai, Penungkal Abab Lematang Ilir, yang berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim, di areal ini sebagian merupakan lahan gambut.

Selanjutnya di Kecamatan Telung Selapan, Ogan Komering Ilir, yang merupakan lahan gambut. Serta Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin.

Hasil patroli udara ini, kemudian diteruskan pada Tim Satgas Darat dan Udara, gabungan Manggala Agni Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan di sejumlah daerah operasi, BPBD, TNI, Polri yang melakukan pemadaman.

Daerah-daerah yang titik apinya sulit dijangkau tim darat, dilakukan pemadaman dari udara dengan helikopter. Minggu 01/08/2021) dari citra satelit Lapan, mencatat sebaran titik panas di Sumsel pada pagi hari sebanyak 57 titik dan turun pada siang hari hanya 20 titik.

Sumatera Selatan, sudah mengajukan tambahan helikopter, pada BNPB untuk proses pemadaman udara, saat ini Sub Satgas Udara Karhutla Sumsel berkekuatan 7 helikopter water boombing, yang sebelumnnya 5 unit.

Dari prakiraan BMKG Sumsel pada Agustus, memang memasuki puncak musim kemarau dengan ditandai minimnnya hujan, membuat sejumlah lahan kering dan berpotensi terjadinya kebakaran lahan.

#karhutla #patroliudara #sumsel

Penulis : KompasTV Palembang

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19