Kompas TV regional berita daerah

Kabar Baik BOR Jabar Turun, Ridwan Kamil Usul Pengetatan Skala Mikro

Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:45 WIB
kabar-baik-bor-jabar-turun-ridwan-kamil-usul-pengetatan-skala-mikro
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Sumber: Dok. Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengaku akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk dapat kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. 

Usulan tersebut, kata Ridwan Kamil, seiring adanya penurunan terhadap tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Rate/BOR) di Jabar setiap minggunya.

"Pengetatan-pengetatan akan kami usulkan kepada pemerintah pusat supaya berbasis mikro," kata Ridwan Kamil seperti yang dikutip dari laman Pemprov Jabar, Sabtu (31/7/2021). 

Hal ini, lanjut pria yang kerap disapa Kang Emil, dikarenakan tidak semua wilayah memiliki kondisi kedaruratan yang sama.

Menurut penjelasannya, terdapat beberapa wilayah mikro di Jabar berstatus zona hijau yang tidak perlu pembatasan yang terlalu ketat.

"Agar lebih adil di dalam satu tempat mungkin ada yang merah tapi ada juga yang hijau harusnya tidak dipersamakan seperti yang dialami sebulan terakhir," tegasnya. 

Sementara itu, Kang Emil memaparkan, sebelumnya tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit Jabar pascalibur Idulfitri terus menanjak dan sempat menyentuh 90 persen. 

Baca Juga: Kurangi Ketergantungan APBD, Ridwan Kamil Lobi 70 Perusahaan Cari Dana untuk Tangani Covid-19

Namun, pada Jumat (30/7/2021), dia mengatakan, tingkat BOR di rumah sakit di Jabar telah turun di angka 55,17 persen.

Angka tersebut, kata dia, sudah di bawah batas aman yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yakni 60 persen. 

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Laman Pemprov Jawa Barat


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19