Kompas TV nasional peristiwa

Akibat Mobil Pribadi Halangi Ambulans, Warga Kritis Tak Sempat Dijemput hingga Meninggal

Sabtu, 31 Juli 2021 | 02:05 WIB
akibat-mobil-pribadi-halangi-ambulans-warga-kritis-tak-sempat-dijemput-hingga-meninggal
Ambulans yang sempat dihalangi mobil sedan saat hendak menjemput pasien kritis di Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu (28/7/2021). (Sumber: Kompas TV/Eka Marlupy)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - Sebuah mobil pribadi terekam menghalang-halangi ambulans yang hendak menjemput pasien kritis di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada Rabu (28/7/2021). Pasien meninggal sebelum sempat dijemput ambulans.

Kejadian ini terjadi di Jalan RE Martadinata, Pamulang. Awalnya, mobil ambulans dari lembaga sosial setempat hendak menjemput warga sakit.

“Jadi waktu itu saya ditelepon dari pihak keluarga suruh menjemput pasien dengan status kritis,” ujar awak ambulans, Bagus Sajiwo kepada Kompas TV, Sabtu (30/7/2021).

Namun, sebuah mobil pribadi berjenis sedan tak memberi jalan bagi ambulans. Bahkan, ambulans sempat hampir menabrak mobil sedan itu.

Baca Juga: Pengakuan Keluarga Korban Hoaks Covid-19, Sang Ayah Sampai Takut Minum Obat

“Saya ngebut, dia ikut ngebut. Saya belok ke kanan, dia ikut ke kanan dan dia sempat ngerem mendadak. Untungnya supir saya sempat mengambil ancang-ancang, jadi tidak menabrak mobil yang menghalangi saya,” tutur Bagus.

Mobil ambulans yang dikemudikan Bagus dan kawannya itu pun telah menyalakan sirene untuk meminta jalan. Akan tetapi, pengemudi mobil pribadi itu tak mau mengalah.

“Dia tetap kekeh jalan di depan ambulans dengan kecepatan yang tidak jelas seperti itu. Kami sudah menyalakan sirene, sudah menyalakan lampu rotator, strobo. Sudah komplet seperti itu,” kata Bagus.

Setelah agak lama tertahan, ambulans itu akhirnya berhasil melewati mobil sedan. Meski begitu, kabar buruk datang tak lama berselang.

“Selang 5 menit di telepon pihak keluarga pasien yang akan kita ambil itu menghembuskan nafas terakhir di rumah,” beber Bagus.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19