Kompas TV nasional peristiwa

YLKI Sebut Pelanggaran untuk Menjual Obat Covid-19 Tanpa Resep Dokter, Baik di Apotek dan Online

Jumat, 30 Juli 2021 | 21:42 WIB
ylki-sebut-pelanggaran-untuk-menjual-obat-covid-19-tanpa-resep-dokter-baik-di-apotek-dan-online
Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi (Sumber: ylki.or.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyebut penjualan obat Covid-19 di apotek dan online tanpa resep dokter merupakan pelanggaran.

Menurut Tulus untuk kategori obat keras seharusnya masyarakat yang beli wajib menunjukkan resep dokter terlebih dahulu.

“Yang dijual secara ‘online’ dan diperjualbelikan secara bebas itu juga tindakan pelanggaran, kecuali ada mekanisme tertentu di mana pembelian bisa menampilkan resep dokter,” kata Tulus Abadi, Jumat (30/7/2021).

Selain itu, Tulus juga menjelaskan tidak hanya disebut sebagai pelanggaran, bahkan penjualan obat secara bebas dapat berpotensi membahayakan bagi orang yang mengonsumsi.

Pasalnya yang terjadi sekarang, masyarakat hanya meniru obat-obatan yang pernah dikonsumsi salah satu penyintas Covid-19. Lantas, karena dijual bebas di apotek dan online, kemudian siapa pun dengan mudah bisa mendapatkannya.

Baca Juga: Hingga Kini, Polri Sudah Tetapkan 37 Tersangka Kasus Penimbunan Obat Covid-19 dan Tabung Oksigen

“Itu juga merupakan tindakan yang berbahaya karena konsumen yang saya amati itu ‘mengopi’ resep dari pasien Covid-19 dan disebarkan,” jelasnya.

Hal lain yang kemudian terjadi, penjualan obat yang bebas dilakukan tanpa menggunakan resep dokter menyebabkan siapa pun dapat membelinya. Bahkan, terlepas dari positif Covid-19 ataupun tidak.

Itulah yang kemudian dikhawatirkan dapat menjadi celah beraksinya para penimbun obat dan menyebabkan kelangkaan.

YLKI berharap pemerintah bisa memberikan sanksi kepada apotek serta melakukan pemblokiran terhadap iklan penjualan obat tersebut secara daring.

Menurut Tulus, meskipun perilaku konsumen secara psikologis membeli hanya karena risiko tinggi terpapar Covid-19, namun ia menilai penjualannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa resep dari dokter.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19