Kompas TV nasional update

Cara Ajukan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK 2021

Jumat, 30 Juli 2021 | 17:02 WIB
cara-ajukan-sanggah-hasil-seleksi-administrasi-cpns-dan-pppk-2021
Laman SSCASN tempat sanggah hasil seleksi administrasi CPNS dan PPPK 2021. (Sumber: Kompas TV) 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jelang pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS dan PPPK 2021 pada Senin (2/8/2021) mendatang, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis cara mengajukan sanggah bagi pelamar yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Diketahui, waktu sanggah seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021, yaitu tiga hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Sementara sanggahan baru akan diumumkan diterima atau tidak oleh pihak penyeleksi paling lama 7 hari setelah berakhirnya waktu sanggah.

"Jadi, kalau nanti ada peserta yang merasa dirugikan dari hasil seleksi administrasi, maka Panselnas menyediakan fasilitas untuk masa sanggah," kata Suharmen dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di kanal YouTube BKN, dikutip Kompas TV, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Simak! Ini Cara Penghitungan Jawab Benar dan Salah dalam Seleksi SKD CPNS Tahun 2021

Berikut ini cara pelamar CPNS dan PPPK 2021 menyanggah hasil seleksi administrasi:

1. Pelamar login ke laman https://daftar-sscasn.bkn.go.id/login

2. Pelamar mengisi sanggahan dengan menjabarkan kronologis dan mengunggah bukti dukung yang diperlukan

3. Menunggu hasil sanggahan diverifikasi oleh panitia seleksi selama 7 hari

Penting diketahui, dilansir dari akun media sosial resmi BKN, masa sanggah adalah waktu pengajuan sanggah yang diberikan kepada pelamar untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/BKN


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19