Kompas TV regional kesehatan

Salut! Seorang Ulama di Banjarmasin Menciptakan Alat Validasi Vaksin Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 | 11:13 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Seorang ulama asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menciptakan sebuah alat canggih.

Dengan hanya menempelkan KTP Elektronik (E-KTP) ke alat validasi ini, seseorang bisa langsung mengetahui apakah warga sudah menjalani vaksinasi Covid-19 atau belum.

Alat ini merupakan alat validasi vaksinasi yang diciptakan oleh Habib Fathurrahman Bahasyim yang membuatnya sendiri di kediamannya.

Alat yang sementara ini diberi nama validasi vaksin, dibuat Habib Fathurrahman hanya dalam waktu tiga hari dan menghabiskan dana sekitar 4 juta rupiah.

Cara kerjanya dilakukan dengan menempelkan chip dari KTP Elektronik pada salah satu panel, jika lampu menyala hijau maka menandakan pemilik KTP tersebut sudah divaksinasi.

Namun sebaliknya, jika lampu menyala merah berarti belum melakukan vaksinasi.

Habib Fathurrahman berharap, Pemerintah melirik karyanya untuk bisa digunakan di instansi Pemerintahan dan sarana publik.

Dengan alat validasi ini, ia juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar segera divaksinasi.

Sebelum mendedikasikan diri untuk berdakwah, Fathurrahman adalah seorang Sarjana lulusan Informasi Teknologi (IT) dari sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur.

Video Editor: Mukhammad Rengga

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19