Kompas TV internasional kompas dunia

Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ancam Kurung Warganya dalam Rumah Jika Tak Mau Divaksin

Jumat, 30 Juli 2021 | 01:45 WIB
presiden-filipina-rodrigo-duterte-ancam-kurung-warganya-dalam-rumah-jika-tak-mau-divaksin
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (Sumber: Simeon Celi/Malacanang Presidential Photographers Division via AP)

MANILA, KOMPAS.TV – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam warganya yang menolak divaksinasi dengan vaksin Covid-19. Mereka yang menolak divaksin, tak akan diizinkan meninggalkan rumah mereka sebagai antisipasi penyebaran varian Delta yang lebih menular.

Melansir Associated Press pada Kamis (29/7/2021), Duterte melontarkan ancamannya dalam pidatonya yang disiarkan di televisi Filipina pada Rabu (28/7/2021) malam.

“Tak ada undang-undang yang mengamanatkan pembatasan seperti itu, tapi saya siap menghadapi gugatan hukum demi melindungi rakyat dari orang-orang yang menyebar virus ke sana ke mari di jalanan,” tandasnya.  

Baca Juga: Presiden Filipina Duterte Ancam Penjarakan Warganya yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Selama ini, Duterte terkenal kerap bersikap keras dan lugas dalam berbicara. Ia bahkan tak segan mengancam warganya yang membangkang dan menolak divaksin.

“Berikan vaksin pada mereka yang mau divaksin,” kata Duterte.

Ia mengungkapkan kekhawatirannya akan varian Delta yang kini menyebar luas di Asia Tenggara. Kawasan itu kini bahkan disebut-sebut menjadi pusat penyebaran varian lebih menular yang pertama kali terdeteksi di India itu.

Namun, masih belum jelas apakah perintah Duterte itu berarti kini vaksin dapat diberikan bagi warga Filipina yang tak termasuk dalam kelompok prioritas pemerintah.

Mengingat terbatasnya stok vaksin, Filipina memprioritaskan para tenaga kesehatan, lansia, orang yang memiliki masalah kesehatan dan orang dewasa usia produktif.

Bagi mereka yang tetap menolak divaksin, Duterta menegaskan, “Memangnya saya peduli. Silakan mati kapan saja!”

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pola Pendidikan Pasca Pandemi Covid 19

Kamis, 23 September 2021 | 23:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19