Kompas TV nasional kesehatan

Bagaimana Mengatasi Anak dengan Disleksia?

Kamis, 29 Juli 2021 | 20:03 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Disleksia adalah gangguan belajar pada anak-anak yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis, mengeja, atau berbicara dengan jelas.

Gangguan belajar ini masuk ke dalam gangguan saraf pada bagian batang otak, bagian yang memproses bahasa.

Namun disleksia tak cuma bisa dialami oleh anak-anak saja, tapi orang dewasa juga bisa mengalami gangguan ini.

Meski penyandang disleksia mengalami kesulitan dalam bejalar, namun disleksia tidak memengaruhi tingkat kecerdasan seseorang.

Dilansir dari laman Kompas.com, tanda-tanda disleksia mungkin sulit dikenali sebelum anak-anak masuk sekolah. Tetapi, beberapa petunjuk awal mungkin menunjukkan adanya masalah.

Pada anak usia prasekolah tanda disleksia bisa berisiko terkena disleksia jika alami keterlambatan bicara.

Sulit mengingat nama, huruf, warna, dan sulit belajar sajak atau permainan kata berima.

Sementara pada anak usia sekolah tanda dan gejalanya semakin jelas. Diantaranya memiliki kemampuan membaca yang jauh di bawah rentang usianya.

Kesulitan membedakan huruf B dan D, serta M dan W, atau angka 6 dan 9. Sering menulis terbalik tak sesuai artinya.

Kesulitan mengeja, dan sulit menyelesaikan tugas yang berhubungan dengan membaca dan menulis.

Disleksia pada remaja dan dewasa secara umum juga akan mengalami kesulitan dan gangguan belajar tersebut.

Salah satu yang menjadi ciri khas pula adalah kesulitan meringkas cerita, menghindari aktivitas membaca, kesulitan belajar matematika dan belajar bahasa asing.

Lantas, bisakah disleksia dikenali sejak dini? Bagaimanakah caranya? Mari simak penjelasannya di Ayo Sehat. 

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19