Kompas TV regional peristiwa

Penampakan Spanduk Larang Anjing BAB dan Risikonya di Rumah Pelaku Penganiayaan Tetangga

Kamis, 29 Juli 2021 | 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Inilah spanduk yang dipasang di depan rumah pelaku penganiayaan tetangga hingga tewas akibat cekcok masalah kotoran hewan peliharaan.

Spanduk tersebut berisi larangan anjing buang air besar. Spanduk itu juga berisi ingatkan risikonya jika mengabaikan hal tersebut.

“Dilarang keras membawa anjing untuk BAB/ BAK di depan dinding/ pagar rumah warga atau di jalan umum. Mengabaikan hal ini berarti Anda siap dengan resikonya,” tulis spanduk tersebut.

Sebelumnya, pelaku berinisial JA tak terima seorang bocah perempuan 12 tahun membawa anjingnya yang tak sengaja buang air besar di depan rumahnya.

Baca Juga: Sosok Pembunuh Tetangga Karena Anjing Peliharaan Dikenal Pemarah dan Tertutup

Tak terima, pelaku memaki anak korban yang masih berusia 12 tahun, bahkan hingga menyuruhnya mencuci jalanan bekas kotoran hewan peliharaannya.

Tak terima anaknya dimaki pelaku, korban Agus Tanu Hamdani mendatangi rumah pelaku. Namun, justru terjadi percekcokan hingga korban akhirnya dipukul tersangka hingga tak sadarkan diri.

Oleh warga, korban dibawa ke rumah sakit. Namun, korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan tindakan medis.

Dalam kasus ini, JA telah ditahan di Mapolsek Cengkareng, Jakarta Barat. Ia dijerat dengan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban hingga meninggal dunia dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19