Kompas TV olahraga olimpiade tokyo

Dua Atlet Panahan Indonesia Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:22 WIB
dua-atlet-panahan-indonesia-tersingkir-dari-olimpiade-tokyo-2020
Tim panahan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (Sumber: NOC Indonesia/ Ricky Fay)

TOKYO, KOMPAS.TV - Dua atlet panahan Indonesia, Alviyanto Bagas Prastyadi dan Diananda Choirunisa,  tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020 setelah kalah di nomor perorangan pada Kamis (29/7/2021) pagi waktu Indonesia. 

Alviyanto menelan kekalahan dari wakil Austrlia, Taylor Worth, dengan skor 0-6. Sementara Diananda ditekuk 2-6 pemanah Denmark, Maja Jager, di nomor perorangan putri.

Hasil ini membuat tim panahan Indonesia hanya menyisakan satu wakil di nomor perorangan, yakni Riau Ega Agatha yang akan bermain pada pukul 14.00 WIB siang ini di nomor perorangan putra. Riau Ega akan melawan David Barnes dari Australia.

Dalam set pertama, Alviyanto sebenarnya tampil cuku bagus dengan meraih skor 28 hasil dari tiga kesempatan menembak (9,8,8). Tetapi, Taylor Worth mampu mendulang satu poin lebih banyak (9,8,9). 

Di set selanjutnya, Alviyanto mampu memperbaiki catatannya menjadi 26 (9,9,8). Namun, Worth hampir mencatatkan skor sempurna (10,9,10). 

Baca Juga: Panahan Olimpiade Tokyo: Tim Beregu Putra Indonesia Terhenti di 16 Besar

Worth mampu mengulangi pencapainnya di set kedua, sementara Alivyanto meraih skor 28 (9,9,10). 

Alhasil, Worth memenangkan pertandingan dengan skor telak 6-0, lantaran kemenangan di masing-masing set dinilai 2 poin. 

Sementara itu, Diananda yang tampil setelah Alivyanto, mampu mengimbangi Maja Jager di dua set awal. 

Setelah kalah tipis di set pertama dengan skor 22-23, Diananda mampu mengamankan kemenangan di set kedua dengan perolehan skor 26 (9,9,8). 

Penulis : Gilang Romadhan | Editor : Iman Firdaus

Sumber : olympics.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19