Kompas TV nasional hukum

2 Oknum TNI AU yang Lakukan Kekerasan ke Warga Penyandang Disabilitas di Merauke Jadi Tersangka

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:32 WIB
2-oknum-tni-au-yang-lakukan-kekerasan-ke-warga-penyandang-disabilitas-di-merauke-jadi-tersangka
Potongan tangkapan layar video kekerasan yang dilakukan dua oknum prajurit TNI AU saat mengamankan seorang warga yang viral di media sosial, Selasa (27/7/2021). (Sumber: Twitter @jubidotcom)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Serda A dan Prada V, dua oknum anggota TNI AU dari kesatuan polisi militer Lanud Johannes Abraham Dimara (DMA) telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya melakukan tindakan berlebihan saat mengamankan seorang warga penyandang disabilitas yang terlibat cekcok dengan penjual bubur ayam di jalan raya Mandala-Muli, Merauke, Papua, pada Senin (26/7/2021).

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menjelaskan penetapan tersangka terhadap keduanya berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan POM AU Lanud DMA.

Baca Juga: KASAU Minta Maaf pada Masyarakat Terkait Kekerasan Oknum TNI

Menurut Indan, saat ini keduanya tengah menjalani masa penahanan sementara selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan selanjutnya.

"Saat ini masih proses penyidikan terhadap kedua tersangka, tim penyidik akan menyelesaikan BAP dan nantinya akan dilimpahkan kepada Oditur Militer untuk proses hukum selanjutnya," ujar Indan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7/2021).

Indan memastikan kasus kekerasan yang dilakukan dua oknum POM AU akan diusut secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Terkait sanksi hukuman yang dapat dijatuhkan kepada kedua tersangka, Indan mengharapkan semua pihak diminta menunggu proses hukum yang sedang berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

"Serda A dan Prada V telah ditetapkan sebagai tersangka tindak kekerasan oleh penyidik. Saat ini kedua tersangka menjalani penahanan sementara selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan selanjutnya," ujar Indan.

Sebelumnya, aksi kekerasan yang dilakukan dua oknum TNI AU kepada seorang warga Papua viral di media sosial.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Antusias Ratusan Pelajar Saat Divaksin

Senin, 20 September 2021 | 14:26 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19