Kompas TV regional berita daerah

Pemulung Selamatkan dan Rawat Kucing Liar

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:26 WIB

SLEMAN, KOMPAS.TV - Yulianto seorang pemulung warga Babarsari, Sleman, Yogyakarta. Meski tak berpenghasilan banyak, namun hati mulia Yuliato terpanggil untuk menyisihkan sebagian rezekinya, demi bisa menolong kucing liar yang ditemuinya di jalan dalam kondisi lapar atau terluka.

Agar kucing mau didekati, Yulianto telah menyiapkan sekantong makanan yang selalu diletakkan di dalam keranjangnya. Jika kucing yang ditemuinya terluka, Yulianto tak segan mengorbankan waktu dan tenaganya demi mengantar kucing ke dokter hewan kenalannya untuk diobati.

Setelah diobati, kucing kemudian dibawa pulang Yulianto ke rumahnya untuk perawatan luka hingga sembuh. Saat ini, puluhan kucing hidup bersama Yulianto di rumahnya yang sempit. Jika ada yang berminat memelihara kucing-kucing ini, Yulianto pun memberikan secara gratis.

Menyelamatkan kucing liar yang kelaparan atau terluka dilakukan Yulianto dalam beberapa tahun terakhir. Alasannya, karena kucing juga makhluk hidup ciptaan Tuhan. Di masa PPKM saat ini, kucing liar yang diselamatkan terus bertambah, seiring banyaknya warung makan yang tutup.

"Di masa PPKM dan pandemi banyak warung tutup, otomatis kesulitan mencari makan dan saya selalu memberi makan mereka. Latar belakang saya menyelamatkan kucing liar karena banyak orang tidak peduli. Dan kucing liar dianggap mengganggu. Saat kondisi sakit banyak kucing yang dibuang dan ditendang," kata Yulianto.

Satu hal yang selalu Yulianto sampaikan, jangan ada lagi kucing liar yang disakiti manusia. Walau tak suka, Yulianto berharap manusia tak menyakiti kucing liar yang ditemuinya.

#KucingLiar #Yulianto #Yogyakarta

 

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19