Kompas TV regional kriminal

Amankan Penjual Tabung Oksigen Harga Tak Wajar, Kejari Surabaya: 1 Meter Kubik Dijual Rp4,5 Juta

Rabu, 28 Juli 2021 | 01:50 WIB
amankan-penjual-tabung-oksigen-harga-tak-wajar-kejari-surabaya-1-meter-kubik-dijual-rp4-5-juta
Seorang penjual tabung oksigen diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya setelah diduga menjual dengan harga tak wajar sebesar Rp4,5 juta per tabung. (Sumber: Kompastv/Ant)

SURABAYA, KOMPAS.TV - Seorang penjual tabung oksigen diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya setelah diduga menjual dengan harga tak wajar sebesar Rp4,5 juta per tabung.

Menurut Kepala Kejari (Kajari) Surabaya Anton Delianto penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

"Pelaku berinisial A menjual tabung oksigen ukuran 1 meter kubik di atas harga kewajaran, yaitu senilai Rp4,5 juta per unit," kata Anton Delianto kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Anton menjelaskan selain meringkus pelaku yang juga merupakan seorang pegawai perusahaan jual beli alat kesehatan di Surabaya, pihaknya juga mengamankan barang bukti tabung oksigen dengan ukuran 1 meter kubik.

Baca Juga: Muhadjir Effendy: Kebutuhan Oksigen di Kaltim Mendesak

Dalam proses pengamanan, Tim Intelijen Kejari mulanya melakukan penyamaran. Lalu, setelah terbukti pelaku beserta tabung oksigen diserahkan kepada Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kendati demikian, pelaku berhak untuk dijerat hukuman karena telah mempermainkan harga di masa penanganan Covid-19.

Pasalnya, harga tabung oksigen ukuran 1 meter kubik yang harusnya dijual dengan harga sekitar Rp700 ribu hingga Rp850 ribu dinaikkan menjadi Rp4,5 juta.

"Setiap orang yang berusaha menimbun, mempermainkan harga dan menghambat distribusi obat-obatan dan alat kesehatan terkait penanganan Covid-19 harus ditindak," tambahnya.

Baca Juga: Oknum TNI AU yang Lakukan Kekerasan terhadap Warga di Merauke Sudah Diproses dan Ditahan

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19