Kompas TV internasional kompas dunia

TV MBC Korsel Dianggap Diskriminatif Saat Kenalkan Indonesia di Pembukaan Olimpiade, Netizen Ngamuk

Rabu, 28 Juli 2021 | 00:40 WIB
tv-mbc-korsel-dianggap-diskriminatif-saat-kenalkan-indonesia-di-pembukaan-olimpiade-netizen-ngamuk
Tangkapan layar penayangan kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Olimpiade Tokyo yang disiarkan oleh televisi MBC Korea Selatan pada Jumat (23/7/2021). (Sumber: Twitter)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Tayangan siaran pembukaan Olimpiade Tokyo yang disiarkan oleh televisi Korea Selatan MBC, ternyata menuai kecaman sengit dari para pengguna media sosial Indonesia.

Netizen Indonesia menganggap MBC bersikap diskriminatif dengan menayangkan keterangan berbeda saat kontingen Indonesia berparade.

Di Twitter, sejumlah pengguna mengecam MBC karena menggunakan keterangan berbeda saat kontingen Indonesia tampil.

Sementara banyak negara lain ditampilkan dengan makanan terbaik mereka, Indonesia justru diperkenalkan dengan tingkat vaksinasi Covid-19 yang rendah, 6 persen.

MBC tidak memasang keterangan tentang produk domestik bruto (PDB) dan tingkat vaksinasi untuk negara-negara lain, jadi mengapa hanya Indonesia,” cuit @ReditaRatliff.

Sejumlah netizen juga mengecam kesalahan MBC yang menunjukkan peta Indonesia yang justru terpusat di utara Pulau Kalimantan.

Padahal, titik itu menunjukkan lokasi wilayah negara bagian Sarawak, Malaysia.

MBC seharusnya menunjukkan Indonesia ke bagian lebih bawah atau selatan dari pulau Kalimantan/Borneo. Ini membingungkan, apakah gambar itu menunjukkan Kalimantan atau Malaysia,” tulis seorang pengguna Twitter, @MatchahLatteh.  

Baca Juga: TV MBC Korea Selatan Salah Tentukan Lokasi Peta Indonesia di Sarawak Malaysia, KBRI Layangkan Surat

Seorang netizen warga Korea mengakui sikap diskriminatif mereka dan meminta maaf pada seluruh rakyat Indonesia.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/Twitter


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19