Kompas TV klik360 sinau

Fakta Menarik Machu Picchu, Situs Bersejarah Peninggalan Bangsa Inca

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:33 WIB

KOMPAS.TV - Machu Picchu merupakan peninggalan kebudayaan bangsa Inca yang tersembunyi di Peru.

Reruntuhan Machu Picchu terletak sekitar 80 km barat Laut Cuzco, Peru, di Cordillera de Vilcabamba di Pegunungan Andes.

Puncak Machu Picchu, yang dalam bahasa lokal berarti “Puncak Tua”, berada di ketinggian 2.350 meter di atas permukaan laut.

Selama ratusan tahun, keberadaan Machu Picchu tersembunyi dari dunia luar.

Pada 24 Juli 1911, arkeolog asal Amerika Serikat, Hiram Bingham, menemukan reruntuhan bersejarah Machu Picchu.

Pemukiman di Machu Picchu kemungkinan dibangun dan ditempati dari pertengahan abad ke-15 hingga awal atau pertengahan abad ke-16.

Machu Picchu dibangun dengan gaya Inca klasik dengan batu tembok yang telah dipoles.

Ada 3 struktur utama dalam bangunan tersebut yaitu Inti Watana, Kuil Matahari, dan Ruang Tiga Jendela.

Dari temuan kerangka dan bukti-bukti, para peneliti meyakini bahwa Machu Picchu berfungsi sebagai tempat peristirahatan kerajaan.

Namun, peneliti belum bisa menemukan alasan yang menyebabkan situs tersebut akhirnya ditinggalkan.

Arkeolog mengagumi Machu Picchu karena kondisinya secara keseluruhan masih utuh, dan tata letaknya yang sangat luar biasa.

Machu Picchu adalah objek wisata yang paling penting bagi roda perekonomian di Peru.

Berdasarkan data Peru Reports, pada 2014 ada 3.215.000 turis berkunjung ke Peru, dan 41,6 persen di antaranya mengunjungi Machu Picchu.

Komplek Machu Picchu telah disahkan sebagai situs bersejarah Peru pada 1981. Situs tersebut telah ditunjuk sebagai situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1983.

Machu Picchu juga terpilih sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia pada 2007.(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19