Kompas TV nasional hukum

OJK Wajibkan Debt Collector Bawa 4 Dokumen Saat Penagihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 15:36 WIB
ojk-wajibkan-debt-collector-bawa-4-dokumen-saat-penagihan
Ilustrasi penagih utang atau debt collector. (Sumber: Pixabay)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Penagih utang atau debt collector perusahaan pembiayaan harus membawa sejumlah dokumen ketika melakukan penagihan kepada nasabah. Dokumen itu harus dibawa oleh debt collector untuk memperkuat aspek legalitas hukum ketika dilakukan upaya penarikan.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Riswinandi Idris, dokumen yang perlu dibawa debt collector, meliputi, kartu identitas, sertifikat
profesi dari lembaga resmi, surat tugas dari perusahaan pembiayaan, dan bukti jaminan fidusia.

Sementara perusahaan pembiayaan wajib mengirim surat peringatan terlebih dulu kepada debitur terkait kondisi kolektabilitas yang sudah macet sebelum melakukan aksi
penagihan dan penarikan jaminan.

Baca Juga: Viral Oknum Anggota Ormas Adu Pukul dengan Debt Collector

"Jadi tidak ada lagi dispute (sengketa)," ujarnya, seperti yang dikutip dari Kompas.com, Senin (26/7/2021).

Berdasarkan pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, perusahaan pembiayaan diperbolehkan untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melakukan penagihan utang. Meskipun demikian, ia tidak menampik dalam pelaksanaannya debt collector sebagai pihak ketiga kerap tidak menyenangkan saat melakukan penagihan.

"Kami minta perusahaan pembiayaan sebagai kreditur melakukan evaluasi berkala terkait prosedur penagihan dan jika diperlukan bisa memberikan sanksi kepada pihak ketiga
yang melanggar ketentuan," ucapnya.

Baca Juga: Hutang Dan Debt Collector | MELEK HUKUM

 

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19