Kompas TV regional update corona

Wali Kota Bekasi: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Tetapi, BOR RS dan Angka Kematian Turun

Selasa, 27 Juli 2021 | 11:22 WIB
wali-kota-bekasi-kasus-covid-19-masih-tinggi-tetapi-bor-rs-dan-angka-kematian-turun
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ditemui selepas menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Barkah, Kamis (13/5/2021) pagi. (Sumber: KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN)

BEKASI, KOMPAS.TV - PPKM Level 4 diperpanjang di wilayah Bekasi hingga 2 Agustus mendatang. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan, saat ini, angka kasus harian positif Covid-19 masih tinggi, namun, angka kematian dan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) mulai menurun. 

"BOR rumah sakit kita turun, angka kematian juga turun jauh tidak seperti satu minggu kemarin, ratusan. Sekarang ini sudah turun belasan," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Senin (16/7/2021). 

Menurut Rahmat, meskipun temuan kasus masih tinggi, selama pemberlakuan PPKM Darurat yang diperpanjang menjadi PPKM level 4, penularan virus corona menjadi semakin terkendali. 

Ia mengatakan, ada penurunan transmisi virus di lingkungan masyarakat hingga 50 persen selama penerapan PPKM.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Tunggak Insentif Nakes Dinas Kesehatan Sebesar Rp 19 Miliar

Selain itu, angka kasus yang masih tinggi, menurut Rahmat, disebabkan karena tracking yang juga tinggi. 

"Kasus tinggi, karena kemampuan tracking kita tinggi," kata Rahmat.

Contohnya, kata dia, setiap calon peserta vaksinasi diwajibkan melakukan tes swab antigen terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan bahwa peserta yang disuntik vaksin benar-benar tidak sedang terpapar Covid 19.

Sejauh ini, total ada ratusan ribu orang yang sudah disuntik vaksin Sinovac di Kota Bekasi.

Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, kasus Covid-19 aktif di Kota Bekasi sekarang ada 6.786 kasus aktif Covid-19. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19