Kompas TV regional berita daerah

Pepanjangan PPKM Level 4, Semarang Izinkan Tempat Makan Terima 30 Persen Pengunjung

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:46 WIB
pepanjangan-ppkm-level-4-semarang-izinkan-tempat-makan-terima-30-persen-pengunjung
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang. (Sumber: KOMPAS.COM/RISKA FARASONALIA)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 2 Agusutus 2021. 

Namun demikian, terdapat beberapa penyesuaian selama masa kebijakan PPKM Level 4 ini dilanjut pelaksanaannya. Salah satunya yakni diperbolehkannya tempat makan menerima pengunjung untuk makan di tempat. 

Dijelaskan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di wilayah Pulau Jawa dan Bali mengatur jumlah maksimal pengunjung makan di tempat ialah tiga orang dengan waktu makan maksimal 20 menit.

Namun, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memperbolehkan adanya kegiatan makan di tempat sebanyak 30 persen dari kapasitas pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.  

“Jadi boleh buka sampai jam 20.00 (WIB) malam, dan pengunjungnya yang mau makan juga diperbolehkan maksimal 30 persen," kata Hendrar seperti yang dikutip dalam laman Pemprov Jateng, Selasa (27/7/2021). 

Baca Juga: Ini Kata Mendagri Tito Soal Aturan Waktu 20 Menit Makan di Warteg

Menurut penjelasannya, di Kota Semarang disesuaikan menjadi 30 persen karena situasi di lapangan berbeda.

Walaupun diperbolehkan makan di tempat, namun Hendrar meminta pengelola rumah makan tetap harus mengedepankan pesan antar.

Sementara untuk pusat pembelanjaan atau mal, dia mengatakan saat ini tetap memberlakukan penutupan sementara.

Namun, Kota Semarang tidak menutup kemungkinan untuk mengizinkan mal kembali beroperasi, dengan catatan tidak adanya peningkatan penderita Covid dalam seminggu ke depan.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


BUMN

Detik-Detik Lahirnya Raksasa Pelabuhan Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 22:52 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19