Kompas TV olahraga olimpiade tokyo

Tanggapan Pelatih Usai Praveen/Melati Takluk dari Pasangan Jepang

Senin, 26 Juli 2021 | 23:14 WIB
tanggapan-pelatih-usai-praveen-melati-takluk-dari-pasangan-jepang
Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto. (Sumber: PBSI)

TOKYO, KOMPAS.TV - Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, tak ingin berkomentar panjang terkait penampilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada laga pamungkas Group C.

Hari ini, Senin (26/7/2021), Praveen/Melati dipaksa bertekuk lutut oleh pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dengan skor 13-21 dan 10-21.

"Saya tidak mau bicara banyak masalah penampilan mereka di fase grup," ujar Nova, sebagaimana dikutip dari BadmintonIndonesia, Senin.

"Saya hanya berharap siapa pun nanti lawannya di babak delapan besar, mereka harus bisa tampil mati-matian buat Indonesia, tunjukkan semangat dan daya juang," pesannya.

Baca Juga: Drawing Babak 8 Besar Ganda Campuran: Praven/Melati Jumpa Unggulan Pertama China

Nova pun memberi catatan kepada Praveen/Melati untuk membenahi hal-hal nonteknis dan meminta keduanya tidak terlarut dalam kekalahan.

"Ini Olimpiade empat tahun sekali, bahkan kali ini karena pandemi malah lima tahun penantiannya. Jadi, jangan kalah cuma karena masalah nonteknis," tagas Nova.

Menurut Nova, lawan juga memiliki titik kelamahan dan rasa takut, terutama saat Praveen/Melati bisa main optimal.

Nova pun berharap penampilan Praveen/Melati di babak perempatan final nanti tidak mengalami penurunan meski sebelumnya menelan kekalahan dari wakil Jepang.

Baca Juga: Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo: Praveen/Melati Takluk di Penyisihan Terakhir Group C

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : BadmintonIndonesia


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19