Kompas TV nasional peristiwa

BNPB Imbau Warga yang Terpapar Covid-19 Tidak Ragu Manfaatkan Fasilitas Isolasi Terpusat

Senin, 26 Juli 2021 | 16:30 WIB
bnpb-imbau-warga-yang-terpapar-covid-19-tidak-ragu-manfaatkan-fasilitas-isolasi-terpusat
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengimbau warga yang terpapar Covid-19 tidak ragu memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat.

Menurutnya, sudah banyak tempat isolasi terpusat yang sudah disiapkan pemerintah daerah maupun Satgas Penanganan Covid-19 untuk menampung masyarakat hingga selesai pemulihan.

"Jadi silakan untuk tidak ragu-ragu masuk ke sana. Tempat-tempat isolasi terpusat yang disiapkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat itu sudah disiapkan tenaga medisnya, disiapkan obat-obatannya kemudian disiapkan kegiatan treatment yang bisa meningkatkan pemulihan kondisi kita dari terpapar menjadi negatif," kata Ganip Warsito, Ketua BNPB sekaligus Kasatgas Penanganan Covid-19 pusat dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021).

Baca Juga: Serukan Masyarakat Ikuti Vaksinasi, Ganip Warsito: Agar Diri Kita Terlindungi dari Covid-19

Ganip menyebutkan, dari tempat isolasi terpusat yang disediakan, di beberapa daerah cenderung kosong meski sudah disiapkan banyak tempat tidur.

Seperti di Rusun Pasar Rumput Jakarta Selatan dari 6.000 kapasitas tempat tidur yang terisi baru 110 orang. Sementara di Solo kapasitas tempat tidur sebanyak 1.700 yang terisi baru 400 tempat tidur.

Sama halnya dengan tempat isolasi terpusat di Yogyakarta, masih tersedia 600 tempat tidur khusus pasien Covid-19 yang disiapkan dan memanfaatkan asrama mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM).

Baca Juga: Ketua DPR Wanti-wanti Pemerintah Soal Pelonggaran PPKM, Angka Kematian Masih Tinggi

Selain itu, Ganip juga menyebut syarat untuk masuk ke tempat isolasi terpusat hanya perlu menunjukan hasil swab antigen. Hal ini berbeda dari sebelumnya yang harus menunjukan hasil dari tes PCR.

"Apabila warga ingin masuk ke sana (tempat isolasi terpusat) cukup membawa keterangan hasil rapid tes (Antigen) saja, kalau dulu kan harus PCR. Sekarang cukup dengan rapid tes antigen sudah bisa dirujuk ke tempat-tempat isolasi tersebut," pungkasnya.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19