Kompas TV olahraga olimpiade tokyo

Sejumlah Fakta Menarik Perenang Yusra Mardini, Pengungsi Suriah yang Berhasil Selamatkan 20 Nyawa

Senin, 26 Juli 2021 | 11:41 WIB
sejumlah-fakta-menarik-perenang-yusra-mardini-pengungsi-suriah-yang-berhasil-selamatkan-20-nyawa
Yusra Mardini, perenang asal Suriah yang tergabung dalam Tim Olimpiade Pengungsi, kembali berlaga di Olimpiade Tokyo di Jepang. (Sumber: Instagram)

TOKYO, KOMPAS.TV – Yusra Mardini (23), atlet renang dari Tim Olimpiade Pengungsi, dianggap sebagai inspirasi bagi jutaan pengungsi di seluruh dunia. Kisah kedatangannya ke Jerman di tahun 2015 yang dramatis sungguh menggugah.

Kini, pengungsi asal Suriah yang tinggal di Hamburg, Jerman ini kembali berlaga di Olimpiade keduanya bersama tim pengungsi. Sebelumnya, di tahun 2016, ia juga sempat berlaga di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil.

Melansir media olah raga ISPO, berikut sejumlah fakta menarik tentang Yusra Mardini, yang ternyata tak cuma seorang atlet renang.

Duta Termuda UNHCR PBB

Yusra Mardini menjadi duta termuda di badan pengungsi PBB, UNHCR sejak April 2017. Organisasi itu melihatnya sebagai wajah krisis pengungsi dunia. Kisahnya dianggap inspiratif. Bersama Sarah saudarinya, Yusra meninggalkan perang sipil di Suriah di tahun 2015. Dari Turki, ia mencoba menyeberang ke Yunani menggunakan sebuah sekoci karet. Saat mesin sekoci itu mati, Yusra dan saudarinya yang juga seorang perenang, pun dua orang pengungsi lain, melompat ke dalam air. Mereka mengupayakan agar sekoci tetap stabil dan menariknya ke daratan dengan berenang selama lebih dari 3 jam. Bersama dua perenang lain, kakak-beradik Mardini berhasil menyelamatkan nyawa sekitar 20 orang pengungsi lainnya.

Baca Juga: Tidak Boleh Ditemani Sang Ibu, Perenang Tuna Netra AS Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Granat di Kolam Renang di Suriah

Di kolam renang di kampung halamannya di Damaskus, Yusra menyaksikan sebuah granat jatuh dari atap kolam renang selama perang sipil berlangsung. Sekelompok perenang yang tengah berlatih itu, termasuk Yusra, beruntung, karena granat tenggelam ke dasar kolam tanpa meledak.

Bisa dibayangkan betapa leganya Yusra kini, berlatih di kolam renang di Berlin, Jerman. Klub renang Wasserfreunde Spandau yang kondang dengan para pemain polo air internasionalnya, kini menjadi rumah sementara bagi Yusra.

Yusra masih menjadi pemegang rekor renang di Suriah. Pada 2012, ia berenang di kategori gaya bebas 400 meter di Kejuaraan Dunia Kursus Singkat di Istanbul dalam waktu 4:56,66 menit, memecahkan rekor nasional Suriah. Sementara, rekor renang Jerman berada di bawah 4 menit.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Purwanto

Sumber : ISPO


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19