Kompas TV nasional kesehatan

Intip Isi Paket Obat Pasien Covid-19 dari Pemerintah, Berikut Syarat Mendapatkannya

Senin, 26 Juli 2021 | 06:00 WIB
intip-isi-paket-obat-pasien-covid-19-dari-pemerintah-berikut-syarat-mendapatkannya
Paket Obat untuk pasien Covid-19 yang diberikan oleh Pemerintah. (Sumber: Ist via Tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah sejak Kamis, 15 Juli 2021 lalu mulai membagikan paket obat dan vitamin khusus untuk pasien Covid-19. 

Hal ini kembali dipertegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku mulai hari ini, Senin (26/7/2021) hingga 2 Agustus nanti.

Dalam pengumumannya yang disampaikan pada Minggu (25/7/2021) malam, Jokowi menginstruksikan kepada menteri terkait untuk terus membagikan paket obat dan vitamin bagi pasien Covid-19 secara gratis, terutama ke mereka yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman).

Sebelumnya, ada sekitar 300 ribu paket akan dibagikan gratis pada tahap pertama ini dengan lokasi sasaran di seluruh wilayah Jawa dan Bali, dengan tiga kategori paket.

“Ada tiga jenis paket obat yang dibagikan, masing-masing untuk dikonsumsi selama tujuh hari,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti yang dikutip dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga: Menko Luhut Instruksikan Distribusi Paket Obat dan Bansos Didata dengan Baik

Jokowi juga menjelaskan, untuk Paket pertama berisi vitamin dan obat untuk warga dengan hasil PCR positif namun tidak bergejala atau OTG atau orang tanpa gejala.

Paket kedua, berisi vitamin dan obat untuk warga yang hasil PCR-nya positif serta memiliki keluhan panas dan kehilangan indra penciuman. Paket ini membutuhkan konsultasi atau resep dokter. 

Lalu paket ketiga, berisi vitamin dan obat untuk warga positif Covid-19 dengan keluhan panas dan batuk kering, dan butuh konsultasi dokter. 

Baca Juga: Simak! Cara Dapatkan Paket Obat Covid-19 Gratis dari Pemerintah

Penulis : Gading Persada | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/YouTube Sekretariat Presiden


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19