Kompas TV internasional kompas dunia

Sopir Ngantuk, Tertidur Sekejap, Bus Terjungkal Keluar Jalur di Kroasia, 10 Penumpang Tewas

Minggu, 25 Juli 2021 | 22:03 WIB
sopir-ngantuk-tertidur-sekejap-bus-terjungkal-keluar-jalur-di-kroasia-10-penumpang-tewas
Tim pemadam kebakaran setempat berupaya mengevakuasi bus yang terjungkal di pinggir jalan raya dekat kota Slavonski Brod, Kroasia. Kecelakaan terjadi di ruas jalan antara ibu kota Kroasia, Zagreb, dan perbatasan Serbia, Minggu (25/7/2021) pagi. (Sumber: AP Photo/Luka Safundzic, SBonline)

ZAGREB, KOMPAS.TV – Jangan pernah memaksakan diri jika Anda mengantuk saat berkendara di jalan. Sebab, akibatnya bisa sangat fatal. Inilah yang terjadi pada sebuah bus yang mengalami kecelakaan di Kroasia.

Minggu pagi (25/7/2021), sebuah bus oleng dan melenceng keluar jalur hingga terjungkal setelah sang sopir tertidur sejenak. Akibatnya, 10 orang tewas dan sedikitnya 44 orang lainnya terluka.

Melansir Associated Press, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 6 pagi waktu setempat di dekat kota Slavonski Brod di ruas jalan raya antara ibu kota Kroasia, Zagreb, dan perbatasan Serbia.

Baca Juga: Kecelakaan Bus di Kongo, Penumpangnya Terbakar Hidup-hidup

Pihak berwenang menahan sopir bus, setelah penyelidikan menemukan bukti bahwa sang sopir kehilangan kendali kemudinya saat tertidur sejenak karena mengantuk.

“Dia bilang dia tertidur sekejap,” kata Slavko Pranjic, wakil jaksa setempat, menurut portal berita Kroasia, Index.

Akibat kecelakaan, bus terbalik di rerumputan di sisi jalan. Petugas penyelamat dan pemadam kebakaran segera mengamankan korban dan menutup ruas jalan raya selama beberapa jam. Media setempat melaporkan, usai evakuasi para penumpang dan bus, 1 ruas jalur kembali dibuka.

Lokasi kota Slavonski Brod di Kroasia, tempat kecelakaan bus yang menewaskan 10 orang dan melukai sedikitnya 44 orang lainnya pada Minggu (25/7/2021) pagi. (Sumber: whereismap.net)

Polisi menyebut, bus itu memiliki pelat nomor Kosovo dan tengah berada dalam perjalanan rutin dari Jerman ke ibu kota Kosovo, Pristina, yang berlokasi di selatan Serbia.

Pihak berwenang menyatakan, bus mengangkut 67 penumpang, termasuk anak-anak dan 2 orang sopir. Seorang sopir meninggal di lokasi kejadian. Kepala polisi setempat Franjo Galic menggambarkan kecelakaan itu sebagai, “Salah satu kecelakaan terburuk yang pernah saya saksikan.”

Sebanyak 44 korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kepala Rumah Sakit Slavonski Brod, Josip Samardzic mengatakan, 8 orang mengalami luka serius.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19