Kompas TV olahraga olimpiade tokyo

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Indonesia Peraih Medali Perak di Olimpiade Tokyo 2020

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:24 WIB
profil-eko-yuli-irawan-lifter-indonesia-peraih-medali-perak-di-olimpiade-tokyo-2020
Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lifter asal Indonesia Eko Yuli Irawan meraih medali perak di cabang angkat besi Olimpiade Tokyo 2020.

Eko Yuli berhasil meraih medali perak usai melakukan total angkatan 302 kg dengan perincian 137 kg angkatan snatch, dan clean & jerk (165 kg).

Sebelum bersinar di Olimpiade Tokyo 2020, pria kelahiran 24 Juli 1989 ini sudah mempunyai jam terbang tinggi di pentas Olimpiade sebelumnya. Eko Yuli punya catatan apik sepanjang tiga olimpiade yang pernah diikutinya.

Pada Olimpiade Beijing 2008, Eko yang bertanding di kelas 56 kilogram menyabet medali perunggu. Lantas, empat tahun berikutnya di Olimpiade London 2012, Eko juga meraih medali sama meski berlaga di kelas berbeda.

Bila di Beijing, Eko bertanding di kelas 56 kilogram, di London, ia bertarung di kelas 62 kilogram. Selanjutnya, pada Olimpiade Rio 2016, Eko di kelas 62 kilogram menyabet medali perak.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo 2020: Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Perak untuk Indonesia

Dikutip dari situs Komite Olimpiade Indonesia, di luar pentas Olimpiade, Eko telah memenangkan medali emas di Asian Games Indonesia 2018 dan Kejuaraan Dunia di Ashgabat, Turkmenistan 2018.

Tak hanya menyumbangkan medali kedua bagi tim Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, hasil ini juga membuat Eko Yuli Irawan mengukir catatan bersejarah. Eko Yuli menjadi atlet Indonesia pertama yang mampu memenangi empat medali Olimpiade.

Dengan perjuangan dan kerja kerasnya itu, Eko Yuli Irawan kini menjadi salah satu atlet angkat besi terbaik yang dimiliki Indonesia.

Penulis : Dian Septina | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19