Kompas TV regional peristiwa

Viral Pasien Covid-19 Dipukuli Warga di Toba, Keluarga Lapor Polisi

Minggu, 25 Juli 2021 | 15:20 WIB

TOBA, KOMPAS.TV - Viral di media sosial seorang pasien postif covid-19 dianiaya dengan cara diikat kemudian dipukuli beberapa warga di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Pasien warga desa Sianipar, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba ini diketahui dianiaya oleh Warga Desa Sianipar dengan cara diikat kemudian diseret dan dipukul menggunakan kayu pada hari Kamis (25/7) lalu

Keluarga Pasien Roy Sianipar menyebut bahwa awalnya pasien dinyatakan positif covid-19 usai melakukan pemeriksaan swab antigen.

Dan juga karena memiliki gejala batuk dan pilek, pasien kemudian dibawa untuk isolasi mandiri ke sebuah gubuk atau rumah kecil namun tidak memiliki fasilitas seperti listrik.

Pasien yang takut kemudian kabur dari tempat isolasi dan hendak pulang ke rumahnya. Saat pulang ke rumahnya warga yang kesal dan khawatir akan penularan penyakit kemudian berusaha mengusir pasien dengan cara mengikat dan memukulinya.

Keluarga membenarkan bahwa Pasien kabur dari rumah sakit pada Jumat kemarin. Namun pasien kabur dan ditemukan warga bersembunyi di persawahan pada Sabtu Siang.

Keluarga juga membantah bahwa ia mengalami gangguan jiwa.

Camat Silaen Kabupaten Toba Albiker Panjaitan belum mengetahui kronologi hingga penyebab terjadinya penganiayaan kepada pasien.

Ia hanya sampaikan bahwa setelah kejadian penganiayaan mereka membawa pasien ke rumah sakit pada Jumat lalu namun pasien melarikan diri.

Keluarga yang keberatan atas tindakan penganiyaan dan telah melaporkan kasus ke Polres Toba pada Sabtu Sore.

Video Editor: Vila Randita

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


BUMN

Detik-Detik Lahirnya Raksasa Pelabuhan Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 22:52 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19